Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:15 WIB
Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi
Harga Emas Antam hari ini [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU/pri.]
  • Harga emas Antam turun Rp15.000 per gram menjadi Rp2.790.000 pada Kamis, 22 Januari 2026.
  • Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam tercatat sebesar Rp2.635.000 per gram pada hari yang sama.
  • Transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenai PPh Pasal 22 sebesar 1,5% (dengan NPWP) atau 3% (non-NPWP).

Suara.com - Nilai investasi logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan pantauan dari situs resmi Logam Mulia di Jakarta pada Kamis (22/1/2026), harga emas Antam turun sebesar Rp15.000 per gram.

Dengan penurunan tersebut, harga emas yang sebelumnya berada di level Rp2.805.000 kini dibanderol menjadi Rp2.790.000 per gram.

Kondisi serupa terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga yang diterima masyarakat jika menjual emasnya ke Antam kini berada di posisi Rp2.635.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam Per Kamis, 22 Januari 2026

Berikut adalah daftar harga pecahan emas batangan di Logam Mulia Jakarta:

0,5 gram: Rp1.445.000
1 gram: Rp2.790.000
2 gram: Rp5.520.000
3 gram: Rp8.255.000
5 gram: Rp13.725.000
10 gram: Rp27.395.000
25 gram: Rp68.362.000
50 gram: Rp136.645.000
100 gram: Rp273.212.000
250 gram: Rp682.765.000
500 gram: Rp1.365.320.000
1.000 gram: Rp2.730.600.000

Penurunan harga ini memberikan peluang bagi investor yang ingin melakukan akumulasi aset di harga yang lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya.

Sesuai dengan regulasi PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram tetap dikenakan ketentuan perpajakan.

Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, berlaku Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.

Besaran pajak dipotong langsung dari total nilai transaksi dengan rincian:

Pemegang NPWP: Dikenakan PPh 22 sebesar 1,5%.
Non-NPWP: Dikenakan PPh 22 sebesar 3%.

Sementara itu, untuk transaksi pembelian, konsumen dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Setiap pembelian akan disertai dengan bukti potong pajak resmi.


DISCLAIMER: Harga emas bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar global dan nilai tukar rupiah. Artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi harga terkini dan bukan merupakan saran finansial untuk melakukan transaksi beli atau jual. Pastikan selalu memverifikasi harga terbaru di gerai resmi sebelum bertransaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan, di Pegadaian Meroket Berturut-turut

Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan, di Pegadaian Meroket Berturut-turut

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:14 WIB

ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor

ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor

Sport | Rabu, 21 Januari 2026 | 22:52 WIB

Terkini

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB