Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi

M Nurhadi

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:15 WIB
Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi
Harga Emas Antam hari ini [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU/pri.]
baca 10 detik
  • Harga emas Antam turun Rp15.000 per gram menjadi Rp2.790.000 pada Kamis, 22 Januari 2026.
  • Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam tercatat sebesar Rp2.635.000 per gram pada hari yang sama.
  • Transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenai PPh Pasal 22 sebesar 1,5% (dengan NPWP) atau 3% (non-NPWP).

Suara.com - Nilai investasi logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan pantauan dari situs resmi Logam Mulia di Jakarta pada Kamis (22/1/2026), harga emas Antam turun sebesar Rp15.000 per gram.

Dengan penurunan tersebut, harga emas yang sebelumnya berada di level Rp2.805.000 kini dibanderol menjadi Rp2.790.000 per gram.

Kondisi serupa terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga yang diterima masyarakat jika menjual emasnya ke Antam kini berada di posisi Rp2.635.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam Per Kamis, 22 Januari 2026

Berikut adalah daftar harga pecahan emas batangan di Logam Mulia Jakarta:

0,5 gram: Rp1.445.000
1 gram: Rp2.790.000
2 gram: Rp5.520.000
3 gram: Rp8.255.000
5 gram: Rp13.725.000
10 gram: Rp27.395.000
25 gram: Rp68.362.000
50 gram: Rp136.645.000
100 gram: Rp273.212.000
250 gram: Rp682.765.000
500 gram: Rp1.365.320.000
1.000 gram: Rp2.730.600.000

Penurunan harga ini memberikan peluang bagi investor yang ingin melakukan akumulasi aset di harga yang lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya.

Sesuai dengan regulasi PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram tetap dikenakan ketentuan perpajakan.

baca juga

Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, berlaku Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.

Besaran pajak dipotong langsung dari total nilai transaksi dengan rincian:

Pemegang NPWP: Dikenakan PPh 22 sebesar 1,5%.
Non-NPWP: Dikenakan PPh 22 sebesar 3%.

Sementara itu, untuk transaksi pembelian, konsumen dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP. Setiap pembelian akan disertai dengan bukti potong pajak resmi.


DISCLAIMER: Harga emas bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar global dan nilai tukar rupiah. Artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi harga terkini dan bukan merupakan saran finansial untuk melakukan transaksi beli atau jual. Pastikan selalu memverifikasi harga terbaru di gerai resmi sebelum bertransaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan, di Pegadaian Meroket Berturut-turut

Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan, di Pegadaian Meroket Berturut-turut

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:14 WIB

ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor

ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor

Sport | Rabu, 21 Januari 2026 | 22:52 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

×