Bahlil Pamer Capaian ESDM di Tahun 2025

Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:30 WIB
Bahlil Pamer Capaian ESDM di Tahun 2025
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (14/11/2025). [Suara.com/Yaumal]
Baca 10 detik
  • Realisasi anggaran Kementerian ESDM 2025 mencapai Rp 13,19 triliun, yakni 91,32 persen dari pagu Rp 14,44 triliun.
  • Anggaran terserap menghasilkan capaian lifting minyak 605,3 ribu bph dan gas nasional aman tanpa impor LNG.
  • Realisasi listrik menjangkau 77.616 rumah tangga di lokasi 3T dan program BPBL 205.968 rumah tangga.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatatkan realisasi anggaran sebesar Rp 13,19 triliun atau 91,32 persen dari pagu anggaran yang ditetapkan pada 2025 yakni Rp 14,44 triliun. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan sisa anggaran yang tidak terealisasi adalah pengembalian blokir efisiensi dan optimalisasi anggaran, yang mencapai Rp 1,50 triliun.

"Penyerapan anggaran waktu itu kami janjikan akan di sekitaran di atas 90 persen, dan alhamdulillah realisasinya itu 91,32 persen, dan sisanya sebagian itu dibintang oleh Kementerian Keuangan sekitar Rp 1,5 triliun. Itu dari sisi anggaran dan penyerapan anggaran sebanyak ini melahirkan beberapa target kinerja kita," ujar Bahlil saat rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta yang dikutip pada Jumat (23/1/2026). 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membeberkan realisasi sektor ESDM dan PNBP pada 2025 gagal capai target. [Antara]
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membeberkan realisasi sektor ESDM dan PNBP pada 2025 gagal capai target. [Antara]

Anggaran yang terserap tersebut dialokasikan untuk berbagai program, di antaranya pencapaian lifting minyak bumi sebesar 605,3 barel per hari (bph) atau melampaui target 605 ribu bph. 

Sementara itu, lifting gas bumi tercatat sebesar 951,8 MBOEPD. Meski angka tersebut masih di bawah target 1.005 MBOEPD, Bahlil menyebut  pasokan gas nasional tetap aman untuk memenuhi kebutuhan domestik tanpa perlu impor.

"Sekalipun di awal tahun kita ada rencana mengalami defisit antara konsumsi kita dan produksi. Bahkan sempat kita merencanakan untuk melakukan impor. Tapi dengan kerja keras dari tim Kementerian ESDM dan SKK Migas, dan juga beberapa BUMN kita, Alhamdulillah di 2025 tidak ada impor LNG," imbuh Bahlil. 

Selain itu, anggaran tersebut juga terserap untuk akselerasi program kelistrikan yang menyasar kepada masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Sepanjang 2025 Kementerian ESDM menjangkau 77.616 rumah tangga di 1.516 lokasi yang sebelumnya teraliri listrik. Kemudian program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang menjangkau 205.968 rumah tangga. 

"Program strategis energi kita ke depan adalah program listrik desa kita kembangkan terus. Karena target Bapak Presiden yang diberitakan kepada kami, 2029 seluruh desa dan dusun harus semuanya selesai," pungkas Bahlil.

Baca Juga: Izin Dicabut Prabowo, Tambang Emas Astra di Martabe Akan Beroperasi Lagi?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI