ESDM Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM Solar dari Kilang Pertamina Mulai Tahun Ini

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:18 WIB
ESDM Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM Solar dari Kilang Pertamina Mulai Tahun Ini
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Pemerintah menghentikan total impor solar mulai tahun 2026, termasuk untuk operator SPBU swasta seperti Shell.
  • Solar jenis CN48 kini diproduksi kilang dalam negeri melalui RDMP Balikpapan yang telah beroperasi.
  • Solar jenis CN51 masih akan diimpor hingga semester I 2026 karena kebutuhan domestik belum terpenuhi seluruhnya.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan pemerintah mulai menghentikan impor solar 2026. Keputusan tersebut juga berlaku bagi operator SPBU swasta. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan dengan penghentian impor,  SPBU swasta seperti Shell hingga BP-AKR dapat membeli solar dari kilang milik Pertamina. 

"Semua membeli di kilang Pertamina. Kan enggak ada kilang lain selain Pertamina dan TWU, kilang kecil," ujar Laode di Kompleks Parlemen, Jakarta yang dikutip pada Jumat (23/1/2026). 

Kementerian ESDM telah menetapkan besaran kuota impor BBM bagi operator SPBU swasta untuk 2026. [Suara.com/Syahda]
Kementerian ESDM telah menetapkan besaran kuota impor BBM bagi operator SPBU swasta untuk 2026. [Suara.com/Syahda]

Laode menjelaskan, jenis BBM solar yang beredar di Indonesia ada, yakni cetane number (CN) 48 dan CN51. Untuk solar CN48, kebutuhannya telah dapat diproduksi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang telah mulai beroperasi. 

Sementara untuk solar CN51 masih akan diimpor sampai dengan semester I 2026. 

"Yang jelas, solar dalam negeri sudah tidak kita impor. Solar itu ada dua, CN48 dan CN51. Yang CN48 dengan RDMP Balikpapan sudah tuntas, yang C51 masih perlu penambahan unit operasi lagi," jelas Laode.

Lebih lanjut Laode menjelaskan bahwa kebijakan penghentian impor solar diambil karena kebutuhan domestik saat ini sudah bisa dipenuhi oleh produksi dalam negeri, sehingga tidak perlu lagi mendatangkan produk jadi dari luar negeri.

"Sekarang produknya tidak akan ada yang diimpor. Dibikin di sini, dibikin di kilang nasional," katanya

Kebijakan penghentian impor sebelumnya disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Bahlil menyebut dengan mulai beroperasinya RDMP Kilang Balikpapan, Indonesia akan mengalami surplus solar. 

baca juga

"Itu surplus kurang lebih sekitar 3-4 juta. Nah, agenda kami 2026 itu enggak ada impor solar lagi," kata Bahlil pada akhir tahun lalu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil: Saya Menteri Gagal Jika Masih Ada Desa Tanpa Listrik

Bahlil: Saya Menteri Gagal Jika Masih Ada Desa Tanpa Listrik

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 12:04 WIB

Tak Lagi Sekali Setahun, Kuota Impor BBM Swasta Kini Dievaluasi Periodik

Tak Lagi Sekali Setahun, Kuota Impor BBM Swasta Kini Dievaluasi Periodik

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:36 WIB

Bahlil Deklarasikan Dirinya Sebagai Menteri Anti Impor

Bahlil Deklarasikan Dirinya Sebagai Menteri Anti Impor

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:25 WIB

Terkini

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

×