Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Indonesia Semakin Dekat Garap Proyek Nuklir Bareng Rusia

M Nurhadi

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:30 WIB
Indonesia Semakin Dekat Garap Proyek Nuklir Bareng Rusia
BRIN mengatakan perlu komitmen pemerintah untuk kembangkan PLTN di Indonesia. Foto: Inti nuklir di dalam kolam reaktor riset nuklir di reaktor serba guna G.A. Siwabessy milik Batan, Puspiptek, Tangerang Selatan, Banten. [Antara]
baca 10 detik
  • Rusia menegaskan keseriusan menjadi mitra strategis pembangunan PLTN Indonesia sejalan target 2032.
  • Rusia menawarkan teknologi nuklir SMR dan PLTN terapung untuk menopang ketahanan energi nasional.
  • Indonesia menimbang tawaran Rusia bersamaan studi kelayakan SMR yang didukung Amerika Serikat.

Suara.com - Pemerintah Rusia melalui Duta Besarnya untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, kembali menyatakan keseriusannya untuk menjadi mitra strategis dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di tanah air.

Langkah ini selaras dengan ambisi pemerintah Indonesia yang menargetkan pengoperasian perdana PLTN pada tahun 2032 demi menekan konsumsi batu bara.

Sinyal kerja sama ini sebelumnya telah menguat saat pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di Kremlin bulan lalu.

Dalam diskusi tersebut, Putin secara terbuka menawarkan teknologi nuklir Rusia sebagai instrumen vital bagi ketahanan energi jangka panjang Indonesia.

Tawaran ini sendiri cukup menjanjikan, sementara Presiden Indonesia, Prabowo Subianto kini condong berada di poros tengah antara AS dan Rusia.

Seperti yang diwartawakan sebelumnya, beberapa hari lalu, Prabowo menyetujui usulan Presiden AS, Donald Trump terkait Dewan Perdamaian.

Rusia Tegaskan Komitmen

Menjawab keraguan publik terkait faktor keamanan pasca-insiden Fukushima, Dubes Tolchenov menegaskan bahwa standar teknologi Rusia saat ini telah melampaui fase evolusi keamanan yang ketat.

Rusia menawarkan dua solusi teknologi yang dianggap sangat relevan dengan karakteristik geografis Indonesia:

baca juga
  1. Reaktor Modular Kecil (SMR): Reaktor dengan skala lebih kecil yang lebih fleksibel dalam penempatan.
  2. PLTN Terapung: Teknologi praktis yang dapat dikirim ke wilayah pelosok kepulauan yang sulit dijangkau oleh infrastruktur listrik konvensional.

Sebagai bukti nyata, Rusia sukses mengoperasikan Akademik Lomonosov, yang merupakan pembangkit listrik tenaga nuklir terapung pertama di dunia.

Tolchenov menekankan bahwa ketersediaan energi yang masif dan stabil adalah pondasi utama jika Indonesia ingin merealisasikan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.

Meski Rusia melalui perusahaan negara Rosatom gencar melakukan lobi, Indonesia tetap menjaga prinsip diplomasi yang terbuka.

Saat ini, pemerintah juga tengah menelaah hasil studi kelayakan yang didukung oleh Amerika Serikat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa pihak Indonesia Power bersama perusahaan NuScale (AS) telah mengeksplorasi potensi pembangunan SMR di Kalimantan Barat.

Proyek ini melibatkan konsorsium internasional yang mencakup raksasa konstruksi Fluor dari AS serta JGC dari Jepang.

Saat ini, kepastian arah kebijakan nuklir nasional berada pada keputusan pemerintah terkait penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pembentukan Organisasi Pelaksana Program Energi Nuklir (Nuclear Energy Program Implementing Organization).

Transisi Energi dan Komitmen Net Zero Emission

Wacana nuklir di Indonesia yang telah ada sejak era 1950-an kini mendapatkan momentum baru berkat komitmen Net Zero Emission (NZE) 2060.

Sebagai sumber energi baseload, nuklir dipandang unggul karena sifatnya yang stabil dan tidak bergantung pada cuaca, berbeda dengan energi surya atau angin yang bersifat fluktuatif (intermittent).

Secara geopolitik, persaingan antara Rosatom yang memiliki rekam jejak operasional panjang dan NuScale yang menawarkan inovasi modular terbaru menempatkan Indonesia pada posisi strategis dalam menentukan arah transisi energi bersih di Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

Sport | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:17 WIB

Deco Semringah Barcelona Sukses Salip AC Milan Dapatkan Bek Keturunan Indonesia Juwensley Onstein

Deco Semringah Barcelona Sukses Salip AC Milan Dapatkan Bek Keturunan Indonesia Juwensley Onstein

Bola | Minggu, 25 Januari 2026 | 09:54 WIB

Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI

Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:20 WIB

Terkini

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Video | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:23 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:20 WIB

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:16 WIB

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:15 WIB

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:10 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:03 WIB

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:00 WIB

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:57 WIB

×