Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penyebab Harga Minyak Dunia Melemah Hari Ini

M Nurhadi

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:48 WIB
Penyebab Harga Minyak Dunia Melemah Hari Ini
Ilustrasi kilang minyak di atas laut (Pexels/tekila918)
baca 10 detik
  • Pada Selasa (27/1/2026), harga minyak Brent dan WTI melemah meskipun terjadi gangguan produksi besar di Amerika Serikat.
  • Gangguan produksi AS disebabkan badai musim dingin ekstrem, yang mengakibatkan hilangnya sekitar 2 juta barel per hari minyak.
  • Sentimen pasar turut dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Suara.com - Pasar komoditas energi global menunjukkan pergerakan yang fluktuatif pada perdagangan Selasa (27/1/2026).

Meskipun Amerika Serikat tengah dihantam badai musim dingin ekstrem yang melumpuhkan sebagian besar infrastruktur energi, harga minyak dunia justru terpantau mengalami pelemahan tipis.

Investor saat ini tengah menyeimbangkan kekhawatiran gangguan produksi di AS dengan risiko geopolitik yang kian membara di Timur Tengah.

Berdasarkan data Reuters, harga minyak mentah menunjukkan tren penurunan moderat pada pagi ini:

  • Minyak Brent: Kontrak berjangka melandai 28 sen atau 0,4%, kini berada di level US$65,31 per barel.
  • Minyak WTI (West Texas Intermediate): Melemah 24 sen atau 0,4% ke posisi US$60,39 per barel.

Penurunan harga ini terjadi meski fundamental pasar menunjukkan adanya penyusutan pasokan yang cukup masif dari sisi produsen Amerika Serikat.

Cuaca dingin ekstrem yang menyapu wilayah Gulf Coast (Pantai Teluk) telah mengganggu operasional kilang dan stasiun kompresor gas.

Sejumlah analis, seperti yang dikutip via CNBC, memperkirakan produsen minyak di AS kehilangan sekitar 2 juta barel per hari, atau setara dengan 15% dari total produksi nasional selama akhir pekan lalu.

Di sisi lain, sentimen pasar juga sangat dipengaruhi oleh eskalasi militer di Timur Tengah.

Presiden Donald Trump dilaporkan telah mengirimkan kapal induk beserta kapal perang pendukung ke kawasan tersebut sebagai bentuk perlindungan pasukan sekaligus ancaman terhadap Iran.

baca juga

Pihak Teheran merespons keras langkah tersebut dengan menyatakan bahwa setiap serangan militer akan dianggap sebagai deklarasi perang terbuka.

Analis dari BOK Financial, Dennis Kissler, menyebutkan bahwa pelaku pasar kini berada dalam posisi wait and see menunggu kejelasan arah kebijakan luar negeri pemerintahan Trump terhadap Iran, yang berpotensi memutus jalur pasokan minyak global jika konflik fisik benar-benar pecah.

Dari sisi regulasi produksi, organisasi negara-negara pengekspor minyak dan sekutunya (OPEC+) diperkirakan akan tetap pada kebijakan konservatif mereka.

Sebanyak delapan anggota utama, termasuk Arab Saudi dan Rusia, diprediksi akan mempertahankan penundaan peningkatan produksi untuk bulan Maret mendatang.

Keputusan final mengenai kuota produksi ini akan dibahas dalam pertemuan resmi pada 1 Februari 2026.

Stabilitas harga diharapkan tetap terjaga melalui kebijakan ini, terutama setelah pasar sempat terdorong oleh gangguan produksi tak terduga di Kazakhstan beberapa waktu lalu.


DISCLAIMER: Harga komoditas minyak mentah sangat fluktuatif dan dipengaruhi secara instan oleh perkembangan berita geopolitik serta bencana alam. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi ekonomi dan bukan merupakan saran investasi atau instruksi perdagangan. Selalu pertimbangkan risiko pasar sebelum melakukan transaksi pada instrumen komoditas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi AS Terpangkas Badai, Harga Minyak Dunia Justru Terkoreksi

Produksi AS Terpangkas Badai, Harga Minyak Dunia Justru Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:04 WIB

Dihantui Ancaman 'Perang', Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan

Dihantui Ancaman 'Perang', Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:15 WIB

Pasar Khawatir Aksi Militer AS ke Iran, Harga Minyak Kembali Menguat

Pasar Khawatir Aksi Militer AS ke Iran, Harga Minyak Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×