Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:52 WIB
Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri
Forum MARKET-ing Outlook 2026 difokuskan untuk membaca arah industri Indonesia di 2026, mulai dari tantangan struktural hingga peluang strategis sebagai referensi bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan (Dok: MCorp)

Suara.com - Tahun 2026 menjadi titik krusial bagi arah perkembangan industri di Indonesia. Perubahan lanskap persaingan, percepatan adopsi artificial intelligence (AI), serta tekanan global yang kian kompleks mendorong pelaku usaha untuk tidak sekadar beradaptasi, tetapi juga menata ulang strategi jangka menengah dan panjang.

Merespons kondisi tersebut, MCorp menggelar MARKET-ing Outlook 2026: Industry Perspective, sebuah forum dialog lintas sektor yang mempertemukan asosiasi industri dengan media nasional. Forum ini difokuskan untuk membaca arah industri Indonesia di 2026, mulai dari tantangan struktural hingga peluang strategis sebagai referensi bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan, dengan pendekatan lean dan agile sebagai kerangka berpikir menghadapi perubahan.

MCorp menggelar MARKET-ing Outlook 2026: Industry Perspective, sebuah forum dialog lintas sektor yang mempertemukan asosiasi industri dengan media nasional (Dok: MCorp)
MCorp menggelar MARKET-ing Outlook 2026: Industry Perspective, sebuah forum dialog lintas sektor yang mempertemukan asosiasi industri dengan media nasional (Dok: MCorp)

Diskusi dibuka oleh Taufik, Group CEO of MCorp dan menghadirkan pandangan dari sejumlah asosiasi industri utama, meliputi sektor perbankan syariah, ritel global, teknologi digital, logistik,serta manufaktur otomotif roda dua. Menurut Taufik, tahun 2026 akan menjadi momen krusial bagi banyak industri dalam membaca arah perubahan dan memperkuat ketahanan bisnis. Tantangan kini tidak lagi bersifat sektoral, melainkan saling terhubung lintas industri dan model bisnis, sehingga perusahaan dituntut memiliki pemahaman strategis terhadap arah besar industri agar setiap keputusan tetap relevan dan berkelanjutan.

“Sebagai kelanjutan dari Industry Outlook 2026, MarkPlus menghadirkan forum diskusi yang membahas secara mendalam dinamika dan perubahan kondisi industri di Indonesia dalam format yang lebih intim dan terfokus. Tantangan industri ke depan tidak lagi berdiri sendiri per sektor karena perubahan terjadi lintas industri, semakin cepat, dan menuntut pelaku usaha memahami arah besar industri agar strategi yang dijalankan tetap relevan,” ujar Taufik di Philip Kotler Theater Class, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Dalam diskusi, para pelaku industri sepakat bahwa arah industri 2026 akan ditandai oleh tekanan efisiensi, perubahan perilaku pasar, serta meningkatnya peran faktor eksternal seperti regulasi, geopolitik, dan perkembangan teknologi, khususnya AI. Transformasi tidak lagi dipahami semata sebagai digitalisasi, melainkan sebagai penataan ulang strategi, operasional, dan tata kelola bisnis.

Dari sektor perbankan syariah, Herbudhi S. Tomo, Executive Director Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), menilai bahwa memasuki 2026 industri perbankan syariah relatif stabil, dengan tantangan utama pada penguatan fundamental bisnis di tengah dinamika ekonomi dan regulasi. Digitalisasi dinilai menjadi peluang penting, namun tetap perlu diimbangi dengan tata kelola yang kuat dan diferensiasi model bisnis syariah dibandingkan konvensional.

“Memasuki 2026, tantangan perbankan syariah bukan pada keberlanjutan industri, melainkan pada bagaimana memperkuat fundamental melalui tata kelola yang solid, inovasi produk yang relevan, dan pemanfaatan teknologi digital secara tepat. Pada saat yang sama, karakter dan keunikan model bisnis syariah harus tetap dijaga agar industri ini tetap adaptif terhadap perubahan regulasi dan kondisi ekonomi,” ujar Tomo.

Sementara itu, dari sektor teknologi dan industri digital, Yogi Triharso, CEO PT Cipta Teknologi International sekaligus perwakilan Indonesian Digital Association (IDA), menilai bahwa arah industri pada 2026 akan semakin dipengaruhi oleh percepatan adopsi AI dan dinamika regulasi, sehingga pelaku usaha dituntut memperkuat strategi adaptasi dan keberlanjutan bisnis.

“Memasuki 2026, teknologi seperti generative AI tidak hanya mengubah user experience, tetapi juga menantang industri untuk membangun model monetisasi yang berkelanjutan. AI seharusnya tidak dipandang sekadar sebagai alat efisiensi, melainkan sebagai enabler yang meningkatkan kapasitas dan kapabilitas manusia,” ujar Yogi.

baca juga

Dari sektor logistik dan freight forwarder, Harry Sutanto, Wakil Ketua Umum Bidang Maritim & Pelabuhan DPP ALFI/ILFA, menilai bahwa perubahan pola perdagangan global, dinamika geopolitik, dan isu perubahan iklim kian membentuk tantangan struktural bagi industri logistik.

Kondisi ini menuntut peningkatan fleksibilitas layanan, efisiensi operasional, serta kolaborasi lintas ekosistem agar industri tetap kompetitif dan berkelanjutan.

“Pascapandemi, industri logistik memasuki fase yang sangat liberal dengan dibukanya kepemilikan asing hingga 100%. Dampaknya, persaingan menjadi semakin padat dan bersifat red ocean. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk lebih agile, adaptif, dan efisien. Di tengah tekanan geopolitik yang berpotensi menekan profitabilitas, kolaborasi dan strategi bertahan yang tepat menjadi kunci industri tetap resilien,” ujar Harry.

Adapun dari sektor manufaktur otomotif roda dua, Sigit Kumala, Head of Commercial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), menilai bahwa industri sepeda motor pada 2026 akan mengalami persaingan yang kian padat akibat masuknya pemain baru, AISI berkolaborasi bersama Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) untuk mendorong agar arah industri ke depan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan agresif, tetapi juga menjaga kualitas, kesehatan industri, serta keberlanjutan ekosistem dan lingkungan.

“Pada 2025, pasar sepeda motor nasional masih tumbuh sekitar 1,3% dengan penjualan mencapai 6,41 juta unit. Pertumbuhan ini relatif tipis, dengan indikasi penguatan permintaan di luar Jawa di kisaran 6–7%, sementara Jawa cenderung stagnan sekitar 1%. Karena itu, ke depan fokus industri tidak hanya pada volume, tetapi bagaimana pertumbuhan dapat berjalan selaras dengan quality dan sustainability,” ujar Sigit.

Tekanan eksternal diperkirakan kian memengaruhi profitabilitas lintas sektor. Ketidakpastian global, perubahan regulasi, fluktuasi biaya operasional, hingga perkembangan teknologi menjadi faktor yang harus diantisipasi secara strategis. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Dorong Pemberdayaan Program ULaMM untuk Menguatkan UMKM

PNM Dorong Pemberdayaan Program ULaMM untuk Menguatkan UMKM

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:00 WIB

Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM

Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 13:43 WIB

Askrindo Akselerasi Transformasi Bisnis dan Digital Demi Perkuat Ekosistem UMKM

Askrindo Akselerasi Transformasi Bisnis dan Digital Demi Perkuat Ekosistem UMKM

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:09 WIB

Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:17 WIB

NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi

NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 23:36 WIB

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia

Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026

Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit

Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit

Entertainment | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?

Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini

Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:14 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:10 WIB

×