Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?

M Nurhadi

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:33 WIB
Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Jadwal akhir negosiasi tarif impor Indonesia dengan Amerika Serikat diundur dari Januari menjadi pertengahan Februari 2026.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan penundaan ini murni karena alasan teknis untuk mencapai kesepakatan lebih presisi.
  • Komunikasi kedua negara tetap berjalan positif dan substansi negosiasi tidak mengalami kendala berarti sejauh ini.

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengonfirmasi adanya penyesuaian jadwal terkait penyelesaian negosiasi kebijakan tarif impor dengan Amerika Serikat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa target yang semula dipatok rampung pada akhir Januari, kini diperkirakan akan bergeser ke pertengahan Februari 2026.

Dalam keterangannya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026), Prasetyo menjelaskan bahwa dinamika terkait kebijakan tarif yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump tersebut masih terus berproses.

Meski ada perubahan waktu, ia menegaskan bahwa sejauh ini komunikasi antar-negara masih berjalan positif tanpa hambatan yang berarti.

Prasetyo menyebutkan bahwa perkembangan terbaru mengenai linimasa negosiasi ini didasarkan pada laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

"Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari Pak Menko Ekonomi, mungkin di pekan kedua bulan Februari," tutur Mensesneg saat memberikan tanggapan kepada awak media mengenai kelanjutan agenda strategis tersebut, via Antara.

Menurutnya, pergeseran waktu ini murni disebabkan oleh kebutuhan teknis untuk menemukan titik temu yang lebih presisi antara kedua belah pihak.

Penyesuaian jadwal dianggap sebagai hal yang wajar dalam diplomasi perdagangan internasional guna memastikan kesepakatan yang diambil benar-benar matang.

Menariknya, Prasetyo Hadi menekankan bahwa mundurnya target tersebut bukan disebabkan oleh adanya masalah pada materi atau substansi negosiasi.

baca juga

Ia meyakini bahwa kepentingan Indonesia dalam sektor ekspor-impor ini akan tetap terjaga.

"Secara substansi insyaallah enggak ada masalah," tegas Prasetyo.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini Presiden RI Prabowo Subianto belum memiliki agenda untuk turun tangan secara langsung melalui kunjungan ke Amerika Serikat khusus untuk urusan tersebut, karena delegasi tingkat kementerian dinilai masih mampu menangani proses yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Video | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:05 WIB

Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan

Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:05 WIB

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:36 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×