Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 03 Februari 2026 | 20:03 WIB
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim pasar sudah menerima penunjukkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pasar saham positif pasca polemik penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI.
  • Purbaya menyampaikan penguatan IHSG di Jakarta Pusat pada Selasa (3/2/2026) menandakan penerimaan investor terhadap keputusan tersebut.
  • Purbaya menegaskan independensi Bank Indonesia tetap terjaga, menolak anggapan penunjukan Thomas Djiwandono merupakan bentuk intervensi pemerintah.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pergerakan pasar saham mulai menunjukkan sentimen positif di tengah polemik penunjukan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia terpilih. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat kembali menguat.

Menurut Purbaya, penguatan IHSG menjadi salah satu indikator bahwa pelaku pasar dan investor mulai dapat menerima keponakan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Ia menilai, dinamika pasar mencerminkan respons rasional investor terhadap isu yang berkembang. Ketika pasar kembali menguat, hal itu menunjukkan kepercayaan yang perlahan pulih.

"Jika Anda melihat pasar modal sekarang, sedang bangkit kembali. Itu artinya, sampai batas tertentu, mereka (publik/investor) menerima kondisi itu," ucapnya saat menjadi pembicara dalam kegiatan Indonesia Economic Summit di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Purbaya mengatakan, terlepas dari perdebatan yang muncul terkait sosok Thomas Djiwandono, perhatian utama seharusnya tetap diarahkan pada independensi Bank Indonesia sebagai bank sentral.

Ia mempertanyakan anggapan yang menyebut penunjukan tersebut berpotensi mengganggu independensi BI. Menurut Purbaya, selama ini tidak ada intervensi pemerintah terhadap kebijakan bank sentral.

Purbaya menilai, apabila pemerintah benar-benar berniat melakukan intervensi melalui penempatan pejabat tertentu, hal tersebut akan sangat mudah terbaca oleh publik, khususnya kalangan ekonom dan pengamat kebijakan.

"Apakah saya akan mengintervensi kebijakan bank sentral atau tidak? Atau apakah saya akan menggunakan Tommy (Thomas) sebagai boneka untuk mengendalikan bank sentral atau tidak?" tuturnya.

"Itu akan mudah terlihat oleh ekonom manapun atau komentator manapun atau pembuat kebijakan manapun. Anda bisa melihatnya dengan mudah," sambung dia.

baca juga

Ia kemudian menyinggung pengalaman masa lalu ketika isu intervensi terhadap bank sentral pernah mencuat pada masa krisis akibat pandemi Covid-19. Pada periode tersebut, menurut Purbaya, pernah muncul gagasan ekstrem yang justru mengancam eksistensi BI.

Purbaya menyebut, wacana pembubaran BI yang muncul saat krisis 2021 merupakan contoh nyata intervensi terhadap independensi bank sentral. Sementara itu, penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI dinilai tidak dapat disamakan dengan bentuk intervensi tersebut.

Ia menegaskan, pemerintah menjalankan kebijakan sesuai dengan koridor hukum dan praktik internasional yang berlaku. Prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik, kata dia, tetap menjadi pegangan utama.

"Kami bermain sesuai aturan, kami bermain sesuai hukum. Kami bermain menggunakan praktik terbaik global dalam bank sentral, dalam kebijakan fiskal. Saya cukup pintar untuk memahami itu," pungkas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:40 WIB

IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?

IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:17 WIB

Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI

Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:05 WIB

Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini

Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:32 WIB

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:47 WIB

Terkini

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:21 WIB

×