Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Selasa, 03 Februari 2026 | 18:40 WIB
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pembersihan praktik saham gorengan di pasar modal sebagai pekerjaan rumah otoritas.
  • Penertiban tersebut dinilai mendesak untuk melindungi kepentingan dan mencegah kerugian pada investor pasar modal ritel.
  • Pemerintah fokus memastikan pergerakan ekonomi bergerak lebih cepat dan sehat, bukan mengendalikan harga saham secara langsung.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya pembersihan praktik saham gorengan di pasar modal. Ia menilai, penanganan saham gorengan seharusnya sudah menjadi pekerjaan rumah lama otoritas terkait.

Menurut dia, langkah penertiban penting dilakukan untuk melindungi investor kecil alias ritel di pasar modal.

"Kan selalu bilang, bersihkan pasar dari penggoreng saham. Karena nanti investor kecil kasihan kalau masuk, salah beli saham yang gorengan," ujar Purbaya usai menghadiri Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menilai, investor ritel kerap menjadi pihak yang paling dirugikan ketika membeli saham yang pergerakannya tidak mencerminkan fundamental perusahaan. Karena itu, pembersihan praktik tersebut dinilai mendesak.

Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]

"Itu harusnya sudah dikerjain sebelum-sebelumnya, cuma mereka Nggak ngerjain PR-nya aja. Jadi begini kita," kata dia.

Meski demikian, Purbaya menekankan pemerintah tidak bermaksud mengendalikan harga saham secara langsung. Fokus utama kebijakan, kata dia, adalah memastikan perekonomian bergerak lebih cepat dan sehat.

"Yang penting kan saya tidak mengendalikan harga saham. Tapi saya memastikan ekonominya bergerak lebih cepat," ujarnya.

Menurut Purbaya, ketika ekonomi tumbuh dan kinerja perusahaan membaik, harga saham akan bergerak naik secara alami. Kondisi tersebut dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan lonjakan harga akibat spekulasi.

Ia menambahkan, investor akan masuk ke pasar modal apabila melihat prospek pertumbuhan ekonomi yang positif. Oleh karena itu, penguatan fondasi ekonomi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan pasar.

Baca Juga: Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Purbaya juga menyinggung guncangan yang sempat terjadi di pasar saham belakangan ini imbas kebijakan MSCI. Ia meminta pelaku pasar tidak terlalu khawatir selama fundamental ekonomi tetap terjaga.

"Jadi kemarin goncangan-goncangan itu, enggak usah terlalu khawatir. Fondasi ekonomi makin ke sana, masih makin cepat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI