Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:55 WIB
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
Ilustrasi. Vietjet mengumumkan serangkaian kemitraan strategis bernilai fantastis di ajang Singapore Airshow 2026. Foto ist.
baca 10 detik
  • Vietjet amankan kesepakatan besar untuk mesin dan pembiayaan pesawat.
  • Vietjet pimpin hub keuangan penerbangan baru di kawasan Asia-Pasifik.
  • Penambahan armada Airbus A320neo bermesin hemat bahan bakar mulai Juli 2026.

Suara.com - Maskapai berbiaya rendah (LCC) asal Vietnam, Vietjet, mempertegas dominasinya di pasar penerbangan regional dengan mengumumkan serangkaian kemitraan strategis bernilai fantastis di ajang Singapore Airshow 2026.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang mencakup pembiayaan hingga teknologi mesin pesawat, Vietjet menargetkan pertumbuhan jangka panjang di kawasan Asia-Pasifik, termasuk memperkuat konektivitas ke pasar strategis seperti Indonesia.

Dalam ajang tersebut, Vietnam International Financial Centre (VIFC) resmi meluncurkan Asia-Pacific Aviation Financial Hub (AAFH) di Ho Chi Minh City. Vietjet hadir sebagai mitra strategis utama dalam platform ini, yang dirancang untuk mendukung sewa guna usaha dan investasi infrastruktur penerbangan di kawasan.

Peluncuran AAFH ini didorong oleh komitmen pembiayaan awal senilai lebih dari US$6,1 miliar. Nilai tersebut mencakup kesepakatan pemeliharaan mesin dengan Pratt & Whitney serta kemitraan pembiayaan pesawat dengan raksasa manajemen aset AS, PIMCO.

"Peluncuran AAFH menandai langkah penting dalam menghubungkan aliran modal secara langsung dengan ekonomi riil," ujar Chairman VIFC-HCM, Truong Minh Huy Vu.

Selain aspek finansial, Vietjet mengukuhkan kesepakatan dengan Pratt & Whitney untuk pengadaan mesin pada 44 unit pesawat keluarga Airbus A320neo (terdiri dari 24 unit A321neo dan 20 unit A321XLR). Langkah ini meningkatkan total pesanan pesawat bermesin GTF milik Vietjet menjadi 137 unit.

Mesin GTF dipilih karena keunggulannya yang mampu menghemat bahan bakar hingga 20%, mengurangi kebisingan hingga 75% dan mendukung target keberlanjutan lingkungan di sektor penerbangan.

Pengiriman armada baru ini dijadwalkan mulai Juli 2026, yang akan memperkuat jaringan rute internasional Vietjet dalam menghadapi proyeksi Asia-Pasifik sebagai pasar penerbangan terbesar di dunia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan

Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:39 WIB

Vietjet Tambah 22 Pesawat Dalam 1 Bulan

Vietjet Tambah 22 Pesawat Dalam 1 Bulan

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:16 WIB

Lalai Tangani Penumpang Strok, Maskapai JetBlue Digugat hingga Rp785 Juta

Lalai Tangani Penumpang Strok, Maskapai JetBlue Digugat hingga Rp785 Juta

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 12:32 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB