Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:06 WIB
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rapor merah yang sangat dalam, bahkan kini resmi menyandang predikat sebagai indeks dengan performa paling buruk di dunia. Foto Antara.
baca 10 detik
  • IHSG mencatatkan rapor merah yang sangat dalam, bahkan kini resmi menyandang predikat sebagai indeks dengan performa paling buruk di dunia.
  • Berdasarkan data terbaru per Februari 2026, IHSG mencatatkan koreksi tajam sebesar -8,23% secara year-to-date (YTD).
  • Angka ini menempatkan Indonesia di posisi terbawah (peringkat 35 dunia).

Suara.com - Pasar modal Indonesia tengah berada dalam fase "darurat" di awal tahun 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rapor merah yang sangat dalam, bahkan kini resmi menyandang predikat sebagai indeks dengan performa paling buruk di dunia.

Berdasarkan data terbaru per Februari 2026, IHSG mencatatkan koreksi tajam sebesar -8,23% secara year-to-date (YTD). Angka ini menempatkan Indonesia di posisi terbawah (peringkat 35 dunia), jauh tertinggal dibandingkan tetangga ASEAN seperti Thailand yang melonjak 7,49% atau Vietnam yang hanya terkoreksi tipis -0,11%.

Kejatuhan IHSG tidak terjadi di ruang hampa. Sentimen negatif meluas setelah sejumlah raksasa lembaga rating dan institusi keuangan dunia seperti Nomura, UBS, Goldman Sachs, hingga Moody's secara kompak menurunkan rating (downgrade) saham Indonesia.

Aksi "keroyokan" ini dipicu oleh catatan khusus dari MSCI yang menyoroti masalah fundamental di Bursa Efek Indonesia (BEI), terutama terkait isu free float terkait standar jumlah saham publik yang dianggap belum memenuhi ekspektasi transparansi global.

Saat bursa global lainnya berpesta, Indonesia justru harus gigit jari. Berikut perbandingan performa YTD yang mencolok dimana indeks Indonesia berada di peringkat ke-35 atau paling buncit, sementara di kawasan Asia Pasifik Indonesia berada di peringkat ke-13 dan di kawasan ASEAN Indonesia menduduki posisi buncit di peringkat ke-6.

Sebaliknya, bursa Korea Selatan (KOSPI) memimpin dunia dengan kenaikan fantastis 20,76%, disusul oleh Turki (Borsa Istanbul) yang melesat 20,23%.

Analisis pasar menyebutkan bahwa catatan dari MSCI dan penurunan rating dari Moody's cs menjadi sinyal kuat bagi manajer investasi global untuk menarik dananya dari Jakarta. Ketidakpastian mengenai transparansi membuat profil risiko investasi di Indonesia meningkat tajam di mata internasional.

Kini, tugas berat menanti otoritas bursa dan pemerintah untuk mengembalikan kepercayaan pasar. Jika perbaikan transparansi dan tata kelola tidak segera dilakukan, posisi IHSG sebagai "juru kunci" bursa dunia dikhawatirkan akan bertahan lebih lama.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi

Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:02 WIB

IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun

IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:51 WIB

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:27 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×