Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 08:56 WIB
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan
Pelabuhan Gilimanuk. [ASDP]
  • KSOP Tanjung Wangi mewaspadai cuaca ekstrem di Selat Bali antara bulan Mei hingga Agustus mengancam keselamatan pelayaran.
  • Meski penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pendek, Widodo menegaskan risiko kecelakaan laut tinggi akibat gelombang dan angin ekstrem.
  • KSOP menerapkan sistem buka-tutup pelayaran secara rutin sebagai mitigasi risiko, memprioritaskan penutupan daripada operasi berbahaya.

Suara.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi, mengingatkan risiko cuaca ekstrem yang kerap terjadi di Selat Bali, khususnya pada periode Mei hingga Agustus.

Kondisi tersebut dinilai menjadi ancaman serius bagi keselamatan pelayaran, meski jarak penyeberangan Ketapang – Gilimanuk tergolong pendek.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Widodo, mengatakan Selat Bali memiliki karakter cuaca yang tidak bisa diremehkan.

Dalam catatan KSOP, sejumlah kecelakaan laut di lintasan tersebut kerap terjadi pada bulan-bulan dengan cuaca ekstrem.

“Kejadian-kejadian yang sudah ada yang telah terjadi dari yang saya sebutkan tahun-tahun itu disarankan kalau enggak bulan Juni, Juli, Agustus, itu yang sering terjadi di Selat Bali,” kata Widodo di Banyuwangi, Senin (10/2/2026).

Ia menjelaskan, meski jarak penyeberangan Ketapang – Gilimanuk hanya sekitar tiga mil laut, tingkat risiko pelayaran tetap tinggi ketika cuaca memburuk.

Pelabuhan Gilimanuk [asdp.id]
Pelabuhan Gilimanuk [asdp.id]

Kondisi gelombang dan angin ekstrem dapat berdampak langsung terhadap keselamatan kapal dan penumpang.

“Benar bahwa Selat Bali ini hanya 3 mil. Tapi risikonya sangat luar biasa,” ujarnya.

Widodo menambahkan, tingginya frekuensi kapal yang beroperasi di lintasan tersebut turut meningkatkan potensi risiko. Pada periode padat, terutama menjelang Lebaran, aktivitas pelayaran di Selat Bali berlangsung nyaris tanpa jeda.

“Semakin banyak kapal yang perlu operasi, berarti risikonya semakin besar, semakin tinggi,” ucapnya.

Untuk memitigasi risiko cuaca ekstrem, KSOP bersama pemangku kepentingan di pelabuhan menerapkan sistem buka-tutup pelayaran apabila kondisi cuaca tidak mendukung.

Kebijakan tersebut, menurut Widodo, telah menjadi prosedur rutin yang diterapkan selama puluhan tahun.

“Apabila cuaca tidak mendukung sistem buka-tutup, walaupun seandainya 1 jam 2 jam tidak bersama, apabila cuaca tidak mau, kita tutup,” kata Widodo.

Ia menegaskan, penutupan sementara pelabuhan lebih dipilih dibanding memaksakan operasi kapal dalam kondisi berbahaya. Langkah tersebut diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut yang berpotensi menimbulkan korban.

“Apapun yang terjadi, lebih baik ditutup daripada ada masalah, ada korban, ada kejadian yang tidak diharapkan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kudus Dikepung Banjir

Kudus Dikepung Banjir

Foto | Senin, 19 Januari 2026 | 18:25 WIB

BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14-17 Januari 2026

BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14-17 Januari 2026

Foto | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:17 WIB

KSOP Kelas 1 Dumai Meriahkan Hahubnas dengan Aksi Bersih Pantai dan Berbagai Aksi Sosial

KSOP Kelas 1 Dumai Meriahkan Hahubnas dengan Aksi Bersih Pantai dan Berbagai Aksi Sosial

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 08:31 WIB

QRT KSOP Cirebon Sandarkan Kapal Asing Tugboat Berbendera Malaysia yang Alami Kebocoran

QRT KSOP Cirebon Sandarkan Kapal Asing Tugboat Berbendera Malaysia yang Alami Kebocoran

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:22 WIB

Tingkatkan Layanan Jasa Perkapalan dan Kelautan, KSOP Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Aplikasi SIMKAPEL

Tingkatkan Layanan Jasa Perkapalan dan Kelautan, KSOP Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Aplikasi SIMKAPEL

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2024 | 15:00 WIB

KSOP Banjarmasin Gelar Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Peluncuran Program Syahbandar Membina

KSOP Banjarmasin Gelar Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Peluncuran Program Syahbandar Membina

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 18:18 WIB

Terkini

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:16 WIB

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:04 WIB

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00 WIB

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:45 WIB

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:39 WIB

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:25 WIB