Bahlil: Kuota Produksi Batu Bara Dipangkas Biar Harga Naik

Liberty Jemadu

Kamis, 12 Februari 2026 | 18:21 WIB
Bahlil: Kuota Produksi Batu Bara Dipangkas Biar Harga Naik
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kedua kanan) mengatakan pemerintah tetap memangkas kuota produksi batu bara agar harga naik. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mempertahankan pemangkasan kuota produksi batu bara untuk menjaga harga internasional.
  • Indonesia menyuplai 43–45 persen batu bara yang diperdagangkan, namun harga dikendalikan oleh permintaan negara lain.
  • Kuota produksi batu bara 2026 ditetapkan 600 juta ton, dengan penekanan konservasi sumber daya untuk generasi mendatang.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kuota produksi batu bara tetap dipangkas untuk menaikkan harga di pasar internasional, sebab Indonesia menyuplai batu bara keluar negeri di kisaran 43–45 persen.

Bahlil menekankan harga batu bara Indonesia dikendalikan oleh konsumsi negara lain karena Indonesia menyuplai 43–45 persen batu bara yang diperdagangkan di pasar internasional.

“Kalau kita produksinya banyak (tapi) permintaannya sedikit, (maka) harganya murah. Ya, kami buat saja keseimbangan berapa konsumsi, itu yang diproduksi,” ujar Bahlil dalam acara Strategi Swasembada Energi 2026: Hilirisasi, Transisi dan Investasi, yang digelar di Jakarta, Kamis.

Ia memaparkan total batu bara yang dikonsumsi oleh dunia berada di angka 8,9 miliar ton. Sedangkan, jumlah batu bara yang diperdagangkan hanya sekitar 1,3 miliar ton.

“Indonesia menyuplai batu bara keluar negeri 560 juta ton. Tapi, harganya bukan kita yang kendalikan, ini kan abuleke (tukang tipu) namanya,” ucap Bahlil.

Harga batu bara Indonesia menunjukkan tren penurunan yang bisa dilihat dari harga batu bara acuan (HBA)

HBA pada periode I Februari 2026 tercatat sebesar 106,11 dolar AS per ton, lebih rendah apabila dibandingkan dengan HBA pada Februari 2025 sebesar 124,24 dolar AS per ton.

Terkait dengan asosiasi pertambangan yang meminta pemerintah untuk mengevaluasi kembali kebijakan tersebut guna menaikkan kuota produksi batu bara dan nikel pada 2026, Bahlil menegaskan pentingnya menjaga produksi dari komoditas yang tidak terbarukan untuk generasi selanjutnya.

“Masalahnya, pengusaha-pengusaha kita, teman-teman saya ini, sudah terlalu terbiasa dengan produksi banyak terus. Saya katakan, Bos, negara ini bukan milik kita saja. Ada anak cucu kita,” ucap Bahlil.

baca juga

Apabila memang batu bara maupun nikel belum laku dengan harga yang baik, lanjut Bahlil, maka jangan diproduksi secara masif terlebih dahulu. Komoditas pertambangan yang belum diekstraksi itu, menurut Bahlil, bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya.

“Suatu saat kita meninggal, mereka ini yang melanjutkan perjuangan negara ini. Jangan di saat mereka memimpin, barang sudah habis karena kelakuan kita. Sudah begitu, dijual murah lagi,” kata Bahlil.

Diwartakan sebelumnya, Asosiasi Pertambangan Indonesia (API–IMA) meminta pemerintah dapat meninjau kembali kebijakan penetapan kuota produksi batu bara dan nikel untuk tahun 2026, dan berharap agar pemerintah menaikkan kuota produksi untuk kedua komoditas tambang tersebut.

Kuota produksi batu bara 2026 ditetapkan sekitar 600 juta ton, atau berkurang sekitar 190 juta ton dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 790 juta ton. Untuk bijih nikel, pembatasan produksi turun menjadi 250–260 juta ton dari RKAB 2025 sebesar 379 juta ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua

Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:00 WIB

Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut

Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:23 WIB

Ibaratkan Main Futsal, Bahlil: Pengurus Golkar Tidak Performa Harus Siap Diganti

Ibaratkan Main Futsal, Bahlil: Pengurus Golkar Tidak Performa Harus Siap Diganti

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:00 WIB

Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!

Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:07 WIB

Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai

Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:27 WIB

Terkini

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 18:20 WIB

×