Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:32 WIB
Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sasaran kritik tajam dari dua koleganya sekaligus, yakni Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono. [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Bahlil sentil Menkeu soal lifting minyak 2025 yang tembus 605,3 ribu bph.
  • Trenggono minta Menkeu "cerdas" soal asal anggaran pembangunan kapal KKP.
  • Dua menteri Prabowo kritik balik klaim data dan kebijakan anggaran Menkeu Purbaya.

Suara.com - Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan dinamika panas. Pasalnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sasaran kritik tajam dari dua koleganya sekaligus, yakni Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono.

Kritik ini mencuat menyusul pernyataan Purbaya terkait performa sektor energi terkait lifting minyak dan serapan anggaran di industri perkapalan yang dinilai tidak sesuai dengan realita di lapangan. Kejadian ini terjadi pada Rabu (11/2) dan Kamis (12/2) atau kurang dari 24 jam.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyentil keras keraguan Purbaya terkait kenaikan lifting minyak nasional tanpa adanya temuan ladang baru. Bahlil menegaskan bahwa pada tahun 2025, lifting minyak berhasil menyentuh angka 605,3 ribu barel per hari (bph), melampaui capaian 2024 yang hanya 585 ribu bph.

"Kok ada menteri yang mengatakan bagaimana mungkin lifting naik sementara sumur besar belum ada. Eh, ini terlalu banyak baca buku nih!" cetus Bahlil dalam Kuliah Umum di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Bahlil meminta semua pihak objektif dan tidak mempolitisasi data pencapaian yang telah melampaui target APBN tersebut. "Ini fakta, bukan omon-omon. Jangan orang Papua bilang tulis lain, baca lain, bikin lain. Ini bisa diuji," tegasnya.

Sehari sebelumnya, serangan lebih telak datang dari Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. Lewat unggahan di media sosial, Trenggono bereaksi keras atas pernyataan Purbaya yang menyoroti rendahnya belanja pemerintah untuk galangan kapal domestik.

Purbaya sebelumnya mengklaim Kemenkeu sudah menyiapkan anggaran, namun industri galangan kapal masih underutilized. Menanggapi hal itu, Trenggono meminta Purbaya mengecek kembali data di internal Kemenkeu.

"Yang terhormat (Purbaya), supaya Anda paham dan cerdas, dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri Pemerintah Inggris," tulis Trenggono. "Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar gak uang itu sudah dikucurkan?"

Sentilan dua menteri ini seolah memberi sinyal adanya sumbatan komunikasi atau ego sektoral yang masih membayangi koordinasi ekonomi di awal tahun 2026 ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal

Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:22 WIB

Mudik Lebaran 2026: PELNI Tambah Jadwal Kapal ke Sapeken & Masalembo!

Mudik Lebaran 2026: PELNI Tambah Jadwal Kapal ke Sapeken & Masalembo!

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:12 WIB

Kepala LKPP ke Menko AHY: Kami Siap Kawal Pengadaan Proyek Infrastruktur yang Kompleks

Kepala LKPP ke Menko AHY: Kami Siap Kawal Pengadaan Proyek Infrastruktur yang Kompleks

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:02 WIB

Terkini

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:23 WIB

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:18 WIB

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:10 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:52 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:53 WIB