Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?

Achmad Fauzi

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:59 WIB
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
Apa yang harus investor ritel lakukan saat IHSG anjlok dan portofolio berdarah? Bertahan atau cut loss? [Suara.com/Emma]
baca 10 detik
  • Pasar saham Indonesia berjuang pulih sejak akhir Januari 2026 akibat sentimen negatif lembaga pemeringkat internasional.
  • Investor ritel mengalami kerugian besar, bahkan ada yang mencatat minus portofolio hingga 50 persen akibat aksi jual.
  • Analis menyarankan investor fokus memilih saham undervalue serta melakukan diversifikasi portofolio untuk manajemen risiko.

Suara.com - Pasar saham Indonesia tengah berjuang bangkit setelah diterpa sentimen negatif dari sejumlah lembaga pemeringkat internasional sejak akhir Januari 2026.

Memang sih, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda-tanda rebound. Namun, levelnya belum kembali seperti awal Januari yang sempat menembus angka 9.000.

Koreksi tajam sebelumnya sempat memicu kepanikan di kalangan investor. Aksi jual pun tak terelakkan. Bahkan saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 ikut tumbang.

Mengutip Stream Stockbit, banyak investor ritel mencurahkan pengalaman pahitnya karena terpaksa menjual saham dalam kondisi rugi atau cut loss. Kerugiannya pun tidak main-main, bukan hanya 1–2 persen, tetapi ada yang mencatatkan portofolio minus hingga 50 persen.

Situasi semakin pelik setelah lembaga pemeringkat lain turut memberikan outlook negatif terhadap perekonomian Indonesia. Sentimen tersebut mendorong investor asing menarik dananya dari pasar domestik.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), setelah MSCI menunda penilaiannya, aliran modal asing tercatat keluar sebesar Rp12,40 triliun pada minggu kelima Januari 2026.

Jangan Panik

Di tengah kondisi pasar yang belum stabil, investor ritel diimbau untuk tidak panik. Kesabaran menjadi kunci sembari menunggu peluang rebound.

Sejumlah analis pun membagikan strategi agar investor tetap bisa bertahan di tengah gejolak pasar.

baca juga

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menyarankan investor tetap fokus dan jeli dalam memilih saham yang berpotensi menguat.

Ia mengungkapkan, investor bisa memprioritaskan saham yang berpeluang rebound cepat. Selain itu, investor juga dapat mencermati saham-saham yang diperdagangkan di bawah nilai wajarnya (undervalue).

"Jadi, fokus pada saham-saham yang undervalue. Ketiga, jangan lupa lakukan manajemen risiko," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Diversifikasi Portofolio

Tak hanya itu, Nafan juga menyarankan diversifikasi ke instrumen yang relatif lebih tahan terhadap koreksi pasar, seperti emas.

"Selanjutnya, juga bisa melakukan diversifikasi seperti reksa dana," bebernya.

Sementara itu, Head of Research PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, menilai koreksi pasar saat ini seharusnya menjadi momentum untuk memfilter risiko, bukan alasan untuk membeli saham secara serampangan.

"Hindari saham dengan konsentrasi kepemilikan kurang dari 80 persen oleh segelintir pihak. Fokus pada saham dengan distribusi kepemilikan publik yang lebih merata," tegasnya.

Dengan kondisi yang masih fluktuatif, investor diharapkan tetap tenang dan memiliki strategi yang matang. Meski peluang cuan selalu ada, keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!

Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:05 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:12 WIB

Heboh! Nagita Slavina Bidik Saham VISI, Bosnya Bilang Lagi Tahap Nego

Heboh! Nagita Slavina Bidik Saham VISI, Bosnya Bilang Lagi Tahap Nego

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB

Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini

Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 11:04 WIB

IHSG Merana Imbas Ambil Cuan Para Investor di Jumat Pagi, 372 Saham Merah

IHSG Merana Imbas Ambil Cuan Para Investor di Jumat Pagi, 372 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Tarif Transportasi Jakarta saat HUT RI Direvisi, dari Rp1 Jadi Rp8

Tarif Transportasi Jakarta saat HUT RI Direvisi, dari Rp1 Jadi Rp8

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:48 WIB

5 Parfum Pria Tahan Lama untuk Kerja Outdoor dan Berkeringat, Anti Bau Matahari

5 Parfum Pria Tahan Lama untuk Kerja Outdoor dan Berkeringat, Anti Bau Matahari

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Buruh Tolak Pesangon Murah, DPR Didesak Cabut 3 PP Turunan Omnibus Law

Buruh Tolak Pesangon Murah, DPR Didesak Cabut 3 PP Turunan Omnibus Law

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Tema dan Logo Hari Pramuka 2026, Peringatan ke-65 Gerakan Pramuka

Tema dan Logo Hari Pramuka 2026, Peringatan ke-65 Gerakan Pramuka

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Susunan Upacara Hari Pramuka 2026, Lengkap dari Persiapan hingga Pembubaran

Susunan Upacara Hari Pramuka 2026, Lengkap dari Persiapan hingga Pembubaran

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg

Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×