Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Dasco Ungkap Pengusaha ASEAN Diculik, Indonesia Kini Jadi 'Surga' bagi Investor

M Nurhadi

Senin, 16 Februari 2026 | 13:42 WIB
Dasco Ungkap Pengusaha ASEAN Diculik, Indonesia Kini Jadi 'Surga' bagi Investor
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan keamanan adalah kunci utama investasi global saat ini.
  • Investor mancanegara memilih Indonesia karena jaminan keamanan, berbeda dengan negara tetangga yang berisiko penculikan.
  • Pemerintah mewajibkan investasi asing membuka lapangan kerja lokal, khususnya melalui transfer pengetahuan industri.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, keamanan menjadi 'mata uang' paling berharga dalam dunia investasi global saat ini.

Di tengah persaingan ketat menarik modal asing di kawasan Asia Tenggara, Dasco membeberkan realita kelam yang dialami para pengusaha di dua negara tetangga ASEAN, di mana ancaman nyawa menjadi risiko nyata yang harus dihadapi para pemodal.

Dasco mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto secara langsung mendengar testimoni dari para pengusaha mancanegara.

Para investor tersebut mengaku lebih memilih Indonesia bukan sekadar karena potensi pasarnya, melainkan karena jaminan rasa aman yang tidak ditemukan di negara tetangga.

Realita Kelam di Balik Label 'Tenaga Kerja Murah'

Selama ini, banyak negara berlomba-lomba menawarkan upah buruh yang rendah sebagai daya tarik utama investasi.

Namun, Dasco mengingatkan margin keuntungan yang tinggi tidak ada gunanya jika keselamatan jiwa pengusaha terancam.

Dalam taklimatnya saat Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis pekan lalu, ia menceritakan bagaimana pengusaha di dua negara ASEAN kerap menjadi sasaran tindak kriminal berat.

“Di satu negara mereka berinvestasi okelah tenaga murah, tapi keamanan kurang terjamin. Para pengusaha itu kerap kali diculik kemudian dimintakan tebusan,” kata Dasco, dikutip hari Senin (16/2/2026).

baca juga

Situasi tersebut bahkan lebih mengerikan dari sekadar pemerasan. Menurut penuturan para pengusaha kepada Presiden Prabowo, korban penculikan seringkali dibawa ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau hukum.

Setelah diculik, para pengusaha di negara itu bahkan dibawa ke perbatasan negara yang saat ini menjadi zona perang. Di wilayah-wilayah yang tidak stabil tersebut, nyawa seolah tidak memiliki nilai.

“Itu mereka diculik kadang-kadang tidak pulang karena di sana senjata bebas misalnya,” kata Dasco dengan nada serius.

Keunggulan Stabilitas Keamanan Indonesia

Elite Partai Gerindra itu menuturkan, bagi para pengusaha global keamanan menjadi aspek yang paling penting dalam berinvestasi.

Meskipun Indonesia mungkin tidak selalu memiliki biaya tenaga kerja terendah di kawasan, stabilitas politik dan keamanan dalam negeri menjadi nilai jual unik yang membuat Indonesia kini berada di posisi puncak dalam daftar destinasi investasi.

Dasco mengakui, dinamika sosial di Indonesia cukup tinggi, terutama dengan adanya aksi-aksi unjuk rasa dari kelompok buruh.

Tapi, ia menekankan perbedaan mendasar antara protes demokratis di Indonesia dengan kekacauan keamanan di negara lain.

Di Indonesia, aspirasi buruh disampaikan dengan cara yang tetap menghormati keselamatan jiwa dan aset perusahaan.

“Kalau buruh, paling ya teriak-teriak, habis itu ya sudah pulang,” ucap Dasco.

Ia menambahkan, meskipun ada unjuk rasa, hal tersebut tidak pernah sampai mengancam keselamatan fisik para pengusaha secara sistematis seperti yang terjadi di negara tetangga tersebut.

Faktor inilah yang membuat kepercayaan diri investor tetap tinggi terhadap Indonesia.

"Karenanya, mereka merasa di Indonesia, investasi itu masih tergolong aman sehingga mereka kemudian pilihan nomor satu itu sekarang adalah investasi di Indonesia,” tambahnya.

Investasi Harus Membuka Lapangan Kerja Lokal

Meski menyambut baik antusiasme investor, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tidak ingin Indonesia hanya sekadar menjadi tempat singgah modal tanpa memberikan dampak signifikan bagi rakyat.

Dasco menegaskan bahwa pemerintah kini menerapkan syarat yang lebih ketat agar bisnis para pengusaha tersebut turut menghidupkan perekonomian dalam negeri secara nyata.

Salah satu sektor yang menjadi sorotan adalah industri kendaraan listrik (EV). Pemerintah tidak ingin perusahaan asing hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar atau ladang investasi pabrik semata.

Harus ada transfer pengetahuan dan keterlibatan pengusaha lokal dalam rantai pasoknya.

“Dalam waktu dekat, mungkin mereka boleh berjualan mobil. Tapi, sole agent segala macam itu harus dibuka dan dimiliki oleh orang Indonesia. Dengan begitu, kesempatan kerja membuka lapangan kerja itu kemudian akan terbuka luas,” tegas Dasco.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keamanan yang ditawarkan Indonesia dibayar setimpal dengan kesejahteraan bagi masyarakatnya, terutama dalam hal ketersediaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Dengan ekosistem yang dibangun pemerintah, diharapkan kolaborasi antara modal asing, pengusaha nasional, dan tenaga kerja lokal dapat berjalan beriringan menuju Indonesia Maju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi

Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 11:56 WIB

Agung Sedayu Jual Hunian Lintas Generasi Rp2,2 Miliar

Agung Sedayu Jual Hunian Lintas Generasi Rp2,2 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:45 WIB

WOOK Group Investasi Talenta Digital Lewat Beasiswa

WOOK Group Investasi Talenta Digital Lewat Beasiswa

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 14:45 WIB

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:32 WIB

Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN

Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN

Health | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:21 WIB

Dasco Janji UU Ketenagakerjaan Baru Selesai Oktober: Kami Libatkan Buruh

Dasco Janji UU Ketenagakerjaan Baru Selesai Oktober: Kami Libatkan Buruh

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:51 WIB

Buru Peluang Cuan! Pameran Franchise Terbesar IFBC 2026 Hadir di ICE BSD

Buru Peluang Cuan! Pameran Franchise Terbesar IFBC 2026 Hadir di ICE BSD

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×