Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 11:56 WIB
Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi
Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para konglomerat di Istana Kepresidenan, Jakarta. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
  • Prabowo dan 5 pengusaha bahas investasi & lapangan kerja 4,5 jam.
  • Kolaborasi pemerintah-swasta untuk perkuat sektor riil & industri.
  • Dukung rumah subsidi, pangan, energi, hingga program makan bergizi

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan lima taipan kakap Indonesia di kediamannya, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026). Pertemuan yang berlangsung maraton selama 4,5 jam tersebut menjadi sinyal kuat penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

Kelima pengusaha besar yang hadir merupakan tokoh kunci ekonomi nasional, yakni Garibaldi Thohir, Prajogo Pangestu, Franky Oesman Widjaja, Anthony Salim, dan Sugianto Kusuma (Aguan). Kehadiran Aguan secara khusus mencuri perhatian, mengingat rekam jejaknya dalam pengembangan kawasan terpadu dan sektor properti yang dikenal sebagai sektor padat karya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo kembali menekankan visi Indonesia Incorporated. Konsep ini menempatkan pemerintah dan pelaku usaha nasional sebagai satu kesatuan tim untuk memenangkan kompetisi global dan mempercepat pertumbuhan domestik.

"Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil," tulis keterangan resmi akun Instagram @sekretariat.kabinet, Selasa (10/2/2026).

Merespons ajakan tersebut, para konglomerat menyatakan komitmen penuhnya untuk menyokong program strategis pemerintah. Pihak Aguan menyebutkan bahwa kolaborasi ini akan menyasar sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat.

"Para pengusaha menyampaikan komitmen untuk mendukung berbagai sektor prioritas," ungkap pernyataan resmi dari pihak Aguan.

Sejumlah poin krusial yang dibahas meliputi program makan bergizi gratis, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pembangunan rumah subsidi. Tak hanya itu, penguatan sektor koperasi, revitalisasi kampung nelayan, serta ketahanan pangan dan energi juga menjadi agenda utama dalam diskusi panjang tersebut.

Sinergi ini diharapkan tidak hanya mempercepat proses industrialisasi nasional, tetapi juga memastikan dampak ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat luas melalui ketersediaan lapangan kerja yang masif.

Sebelumnya Prabowo menegaskan kepada para pengusaha nasional agar mematuhi peraturan dan menghentikan praktik mencari celah hukum dalam menjalankan usaha. Penegasan itu disampaikan Prabowo menyusul pertemuannya dengan sejumlah pengusaha besar nasional di Hambalang, Bogor.

Ia mengungkapkan telah secara langsung mengumpulkan para pengusaha, termasuk yang memiliki kedekatan personal dengannya, untuk menyampaikan pesan tersebut. Ia menilai dunia usaha telah tumbuh besar dan kuat sehingga wajib menjalankan aktivitas bisnis secara patuh dan tertib.

“Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri, saya sampaikan: sudahlah, kalian sudah besar, sudah kaya, patuhi peraturan,” ujar Prabowo, dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ia menyoroti budaya mencari celah aturan yang masih kerap terjadi dalam praktik bisnis di Indonesia, meskipun pelaku usaha memiliki kapasitas dan kecerdasan tinggi.

“Kalian pinter-pinter, tapi di Indonesia ini orang pinter itu pinternya pinter mencari peluang mengatasi peraturan. Benar? Ini dari sekolah kita belajar. Iya kan? Ini hilangkan budaya itu ya,” katanya.

Namun, Prabowo juga menegaskan bahwa tanggung jawab kepatuhan tidak hanya berada di pihak dunia usaha. Pemerintah dan birokrasi, menurut dia, harus melakukan pembenahan internal agar tidak menjadi sumber persoalan.

“Masalahnya pemerintah birokrasi juga harus bener. Kadang-kadang birokrasi yang tidak bener,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agung Sedayu Jual Hunian Lintas Generasi Rp2,2 Miliar

Agung Sedayu Jual Hunian Lintas Generasi Rp2,2 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:45 WIB

Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029

Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029

News | Senin, 16 Februari 2026 | 07:15 WIB

Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama

Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB