Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:22 WIB
Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga
Menteri Pertanian RI, Andi Sudirman Sulaiman mengaku menyiapkan 1,3 juta ton beras untuk operasi pasar besar-besaran [Suara.com/Lorensia Clara]
baca 10 detik
  • Kepala Bapanas menindaklanjuti mogok pedagang daging sapi di Jakarta, menyoroti dugaan permainan harga dari peternak penggemukan.
  • Amran mengancam mencabut izin impor sapi bakalan bagi pelaku usaha yang menjual di atas harga yang ditetapkan.
  • Pemerintah telah memerintahkan Satgas mengecek rantai pasok dan memastikan pedagang telah setuju untuk melanjutkan aktivitas penjualan.

Suara.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Andi Amran Sulaiman menanggapi aksi mogok pedagang daging sapi yang sempat terjadi di Jakarta.

Ia menegaskan pemerintah langsung menindaklanjuti persoalan tersebut, termasuk menyoroti dugaan permainan harga di tingkat penggemukan.

"Kami sudah bahas tadi dan bahkan tadi malam langsung kami tindak lanjuti aksi mogok," ujar Amran di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Warga membeli daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Senin (11/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga membeli daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Senin (11/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Amran menyebut laporan sementara yang diterimanya mengarah pada harga dari feedlotter atau penggemukan yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi jika ada pihak yang mencoba bermain-main.

"Tadi katanya menurut laporan itu harga dari feedlotter, dari apa namanya itu penggemukan, itu di atas harga yang telah ditetapkan dijualkan," ujar Amran.

Ia pun mengancam bakal mencabut izin pelaku usaha yang terbukti melanggar. Amran menegaskan pencabutan izin itu bisa dilakukan langsung olehnya.

"Hampir pasti izinnya aku cabut kalau dia coba-coba main-main. Aku yang cabut," kata Amran.

Amran menegaskan izin impor sapi bakalan berada di tangan Kementerian Pertanian. Ia memastikan izin tersebut bakal dibekukan jika ada pihak yang mempermainkan harga dan membuat masyarakat kesulitan.

baca juga

"Kenapa? Impornya sapi bakalan itu dari saya. Aku pastikan cabut dan tidak akan saya berikan. Itu tegas," ucap Amran.

Amran menyebut pemerintah selama ini sudah melayani kebutuhan impor sapi bakalan untuk para pengusaha. Ia menegaskan angka impor sapi bakalan yang dikeluarkan pemerintah mencapai 700.000 ekor.

"Kalau coba-coba, kami melayani Bapak/Ibu, kami melayani mereka para pengusaha sapi bakalan ya, 700.000 ekor ya? Aku hafal angkanya," ujar Amran.

Ia mengaku sudah memerintahkan pengecekan sejak hari ini untuk memastikan siapa yang bermain di rantai pasok. Amran menegaskan izin bakal dicabut jika ditemukan pelanggaran.

"Kalau aku temukan—dan kami langsung suruh cek mulai hari ini—kalu aku temukan, pasti 99 persen aku cabut izinnya dan tidak boleh lagi berbisnis di bidang itu," kata Amran.

Amran menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut. Ia meminta Satgas turun langsung untuk memastikan pelaku yang mempermainkan harga bisa teridentifikasi.

"Suruh cek siapa yang bermain. Apakah penggemukannya, atau distributornya, atau siapa. Satgas kami sudah minta langsung turun cek. Dan pasti ketemu nanti siapa sebenarnya yang bermain-main," ucapnya.

Terkait aksi mogok pedagang, Amran mengatakan pemerintah sudah bertemu dan sepakat agar aktivitas penjualan kembali berjalan. Ia menyebut kesepakatan itu terjadi sejak malam sebelumnya.

"Tadi malam sudah ketemu sudah sepakat jualan lagi," ujar Amran.

Amran kembali menegaskan ancaman pencabutan izin bagi pengusaha yang menaikkan harga di atas ketentuan. Ia meminta pernyataan tersebut ditulis sebagai bentuk ketegasan pemerintah.

"Aku temukan, aku cabut izinnya, you tulis hari ini. Dan Anda tulis juga siapa yang menaikkan di atas HPP. Kalau aku dapat, aku cabut izinnya," pungkas Amran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton

Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:47 WIB

Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas

Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:02 WIB

Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg

Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 12:24 WIB

Terkini

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026

BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026

Batam | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang

Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office

BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Pramono Anung Perintahkan Modifikasi Cuaca Berlanjut hingga Akhir Pekan demi JRF

Pramono Anung Perintahkan Modifikasi Cuaca Berlanjut hingga Akhir Pekan demi JRF

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:45 WIB

×