Laporan Keuangan Bank Mandiri (BMRI) Awal Tahun 2026, Nilai Aset Naik Drastis

M Nurhadi

Senin, 23 Februari 2026 | 11:38 WIB
Laporan Keuangan Bank Mandiri (BMRI) Awal Tahun 2026, Nilai Aset Naik Drastis
Gedung Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)
baca 10 detik
  • Realisasi kredit Bank Mandiri per Januari 2026 tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun, mendukung aset total Rp2.191,9 triliun.
  • Struktur pendanaan menguat dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 17,29% YoY, didominasi dana murah CASA 73%.
  • Kinerja laba bersih positif didukung NII tumbuh 10,2% YoY dan peningkatan transaksi digital melalui Livin' dan Kopra.

Suara.com - Bank Mandiri (BMRI) mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan (bank only) Januari 2026, realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1.511,4 triliun.

Peningkatan penyaluran kredit tersebut turut mendorong pertumbuhan total aset menjadi Rp2.191,9 triliun atau naik 13,96 persen YoY, mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap terjaga kualitasnya seiring penguatan fungsi intermediasi di awal tahun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan tersebut mempertegas komitmen perseroan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif, termasuk ekosistem UMKM dan pelaku usaha di berbagai daerah.

Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ini menjadi wujud sinergi yang terintegrasi antara strategi bisnis, pengelolaan risiko, dan penguatan ekosistem. Kami memastikan akselerasi yang bertumbuh tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi kerakyatan,” ujar Novita dalam keterangan resminya, Senin (23/2).

Di samping itu, struktur pendanaan juga menunjukkan penguatan yang solid. Dana Pihak Ketiga (DPK) secara bank only tercatat sebesar Rp1.635,5 triliun atau tumbuh 17,29 persen YoY, sejalan dengan strategi optimalisasi pendanaan dan penguatan basis nasabah.

Adapun, komposisi dana tersebut didominasi dana murah dengan rasio Current Account Saving Account (CASA) terjaga di level 73 persen, sehingga mendukung efisiensi biaya dana sekaligus memperkuat struktur likuiditas perseroan.

Dari sisi kinerja keuangan, laba bersih secara month to date (MTD) tumbuh positif double digit, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) sebesar 10,2 persen YoY.

baca juga

Kinerja tersebut turut ditopang penurunan biaya dana atau Cost of Fund (CoF) sebesar 27 basis poin dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga posisi CoF pada Januari 2026 terjaga pada level 2,06 persen.

Pada periode yang sama, pendapatan berbasis komisi mencatatkan pertumbuhan yang solid seiring meningkatnya aktivitas transaksi di berbagai lini bisnis. Fee Based Income (FBI) recurring Bank Mandiri tumbuh 16,1 persen secara YoY, memperkuat struktur pendapatan yang semakin berimbang dan berkelanjutan.

Pertumbuhan tersebut turut mencerminkan peningkatan produktivitas serta efektivitas pengelolaan biaya dalam mendorong kinerja keuangan yang semakin optimal, tercermin dari rasio Cost to Income Ratio (CIR) yang membaik menjadi 37,75%, turun 3,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang masih berada di atas 40%.

Kinerja tersebut ditopang akselerasi transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri yang tumbuh 49,3 persen YoY, disertai peningkatan aktivitas Kopra by Mandiri sebesar 27 persen YoY.

Selain itu, transaksi treasury juga meningkat 33 persen YoY, sejalan dengan penguatan layanan transaksi digital dan solusi pengelolaan finansial yang menyeluruh bagi nasabah.

Lebih lanjut Novita mengatakan, penguatan ekosistem digital tersebut menjadi bagian dari strategi menciptakan keunggulan berkelanjutan dan memperluas inklusi keuangan melalui integrasi layanan Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Kopra by Mandiri bagi segmen pelaku usaha dan pebisnis, serta Livin’ Merchant dalam mendukung digitalisasi transaksi UMKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Dividen BMRI Cair? Ini Bocorannya

Kapan Dividen BMRI Cair? Ini Bocorannya

Bisnis | Minggu, 22 Februari 2026 | 09:37 WIB

Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'

Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 17:51 WIB

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:56 WIB

Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:30 WIB

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 18:27 WIB

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:41 WIB

Terkini

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

×