Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 23 Februari 2026 | 11:48 WIB
Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Gedung Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)

Suara.com - Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan (bank only) Januari 2026, realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1.511,4 triliun.

Peningkatan penyaluran kredit tersebut turut mendorong pertumbuhan total aset menjadi Rp2.191,9 triliun atau naik 13,96 persen YoY, mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap terjaga kualitasnya seiring penguatan fungsi intermediasi di awal tahun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan tersebut mempertegas komitmen perseroan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif, termasuk ekosistem UMKM dan pelaku usaha di berbagai daerah. Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ini menjadi wujud sinergi yang terintegrasi antara strategi bisnis, pengelolaan risiko, dan penguatan ekosistem. Kami memastikan akselerasi yang bertumbuh tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi kerakyatan,” ujar Novita dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026).

Di samping itu, struktur pendanaan juga menunjukkan penguatan yang solid. Dana Pihak Ketiga (DPK) secara bank only tercatat sebesar Rp1.635,5 triliun atau tumbuh 17,29 persen YoY, sejalan dengan strategi optimalisasi pendanaan dan penguatan basis nasabah.

Adapun komposisi dana tersebut didominasi dana murah dengan rasio Current Account Saving Account (CASA) terjaga di level 73 persen, sehingga mendukung efisiensi biaya dana sekaligus memperkuat struktur likuiditas perseroan.

Dari sisi kinerja keuangan, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp4,65 triliun per Januari 2026 atau tumbuh 16,18 persen YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) sebesar 10,2 persen YoY, serta penurunan biaya dana (Cost of Fund/CoF) sebesar 27 basis poin dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga posisi CoF terjaga di level 2,06 persen.

Pada periode yang sama, pendapatan berbasis komisi mencatatkan pertumbuhan yang solid seiring meningkatnya aktivitas transaksi di berbagai lini bisnis. Fee Based Income (FBI) recurring Bank Mandiri tumbuh 16,1 persen secara YoY, memperkuat struktur pendapatan yang semakin berimbang dan berkelanjutan. Pertumbuhan tersebut turut mencerminkan peningkatan produktivitas serta efektivitas pengelolaan biaya dalam mendorong kinerja keuangan yang semakin optimal, tercermin dari rasio Cost to Income Ratio (CIR) yang membaik menjadi 37,75%, turun 3,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang masih berada di atas 40%.

baca juga

Kinerja tersebut ditopang akselerasi transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri yang tumbuh 49,3 persen YoY, disertai peningkatan aktivitas Kopra by Mandiri sebesar 27 persen YoY. Selain itu, transaksi treasury juga meningkat 33 persen YoY, sejalan dengan penguatan layanan transaksi digital dan solusi pengelolaan finansial yang menyeluruh bagi nasabah.

Lebih lanjut Novita mengatakan, penguatan ekosistem digital tersebut menjadi bagian dari strategi menciptakan keunggulan berkelanjutan dan memperluas inklusi keuangan melalui integrasi layanan Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Kopra by Mandiri bagi segmen pelaku usaha dan pebisnis, serta Livin’ Merchant dalam mendukung digitalisasi transaksi UMKM.

“Akselerasi ekosistem digital kami arahkan untuk menghadirkan layanan yang menyeluruh dan terintegrasi bagi masyarakat dan nasabah. Melalui konektivitas yang semakin kuat antarsegmen, kami ingin memastikan setiap kebutuhan transaksi dan pembiayaan dapat terpenuhi secara lebih mudah, cepat, dan relevan dengan perkembangan ekonomi nasional,” imbuh Novita.

Sementara itu, dari sisi kualitas kredit, Cost of Credit (CoC) per Januari 2026 juga mencatatkan penurunan sebesar 21 basis poin (bps) YoY mencapai 0,35 persen dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) tetap terjaga stabil di 0,97 persen atau turun 3 bps secara tahunan. Kondisi ini mencerminkan disiplin manajemen risiko serta selektivitas Bank Mandiri dalam ekspansi pembiayaan.

Sebagai mitra strategis pemerintah dan bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri terus mengarahkan pembiayaan pada sektor-sektor prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan UMKM. Melalui penguatan ekosistem korporasi, ritel, dan digital yang terhubung dari hulu ke hilir, bank berkode emiten BMRI ini memastikan setiap lini bisnis saling mendukung untuk menciptakan nilai tambah yang lebih luas.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan fundamental yang solid, efisiensi yang terjaga, serta strategi yang adaptif, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan sepanjang 2026,” pungkas Novita. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan Keuangan Bank Mandiri (BMRI) Awal Tahun 2026, Nilai Aset Naik Drastis

Laporan Keuangan Bank Mandiri (BMRI) Awal Tahun 2026, Nilai Aset Naik Drastis

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 11:38 WIB

Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'

Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 17:51 WIB

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:56 WIB

Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:30 WIB

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 18:27 WIB

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:41 WIB

Terkini

Daftar 6 Zodiak yang Bakal Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi di Oktober 2026

Daftar 6 Zodiak yang Bakal Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi di Oktober 2026

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Apa Itu Pekan Antariksa Dunia 2026? Kenali Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:08 WIB

×