Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?

Achmad Fauzi

Minggu, 01 Maret 2026 | 16:06 WIB
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Eskalasi konflik Iran-Israel berdampak pada penerbangan internasional di Timur Tengah; Menhub mengimbau peningkatan kewaspadaan maskapai.
  • Sejumlah maskapai asing membatalkan penerbangan ke Timur Tengah, sementara Garuda dan Lion Air belum terdampak rute umrah.
  • Beberapa negara menutup ruang udara, dan Menhub meminta penanganan maksimal bagi penumpang yang mengalami pembatalan atau penjadwalan ulang.

Suara.com - Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat mulai berdampak pada penerbangan internasional, termasuk rute yang melewati kawasan Timur Tengah.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai nasib penerbangan umrah dari Indonesia.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, mengimbau maskapai yang melayani rute internasional, khususnya yang menuju atau melintasi wilayah Timur Tengah, untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Sebagian penerbangan internasional yang melewati kawasan Timur Tengah turut terdampak, sebagian dibatalkan, namun ada perjalanan yang saat ini belum terdampak. Untuk itu, kami imbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi," ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Sebuah pesawat Boeing 777 yang dioperasikan oleh Qatar Airways sedang terbang (Shutterstock).
Sebuah pesawat Boeing 777 yang dioperasikan oleh Qatar Airways sedang terbang (Shutterstock).

Sejumlah maskapai asing dilaporkan telah membatalkan penerbangan dari dan menuju berbagai kota di Timur Tengah sejak konflik memanas.

Maskapai seperti Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Ethiopian Airlines, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, IndiGo, SriLankan Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines, dan Scoot disebut menghentikan atau membatalkan penerbangan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Saudia masih melakukan pemantauan terhadap sejumlah kota tujuan di Timur Tengah. Adapun Ethiopian Airlines tetap beroperasi, namun tidak melayani penerbangan ke Amman (Yordania) dan Tel Aviv (Israel).

Bagi Indonesia, perhatian utama tertuju pada penerbangan umroh menuju Jeddah. Dua maskapai nasional yang melewati ruang udara Timur Tengah, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air, hingga kini dilaporkan belum terdampak langsung.

Menhub menyebut penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah masih berjalan normal. Namun untuk rute ke Eropa, penerbangan Garuda Indonesia menuju Amsterdam dilakukan penyesuaian jalur atau reroute melalui Kairo, Mesir.

"Kami telah berkoordinasi dan meminta maskapai memonitor kondisi ruang udara Timur Tengah, termasuk untuk perjalanan umrahh," imbuh Menhub.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan Airnav Indonesia, maskapai, pengelola bandara, hingga otoritas asing guna memastikan pembaruan informasi keamanan wilayah Timur Tengah.

Sejumlah negara bahkan telah menutup ruang udara untuk semua kedatangan dan keberangkatan, baik penerbangan komersial maupun pribadi. Negara-negara tersebut antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah.

Dengan adanya pembatalan dan penyesuaian jadwal penerbangan, Menhub juga meminta maskapai dan pengelola bandara memberikan penanganan maksimal bagi penumpang terdampak, termasuk pembatalan dokumen perjalanan di area imigrasi, pengaturan akomodasi, hingga penjadwalan ulang penerbangan.

Meski situasi global memanas, Menhub memastikan operasional penerbangan di seluruh bandara Indonesia, khususnya untuk rute internasional, tetap berlangsung aman dan lancar baik pada proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha

Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:05 WIB

Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan

Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:36 WIB

Minat Umrah Generasi Muda Sangat Tinggi, BSI Bidik Target 1 Juta Nasabah

Minat Umrah Generasi Muda Sangat Tinggi, BSI Bidik Target 1 Juta Nasabah

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:24 WIB

Terkini

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB