Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha

Achmad Fauzi

Minggu, 01 Maret 2026 | 15:05 WIB
Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha
Pesawat Garuda Indonesia dengan Livery Khusus Pikachu dan Aksen Batik/(Dok GIAA).
baca 10 detik
  • Garuda Indonesia menghentikan sementara penerbangan menuju Doha, Qatar, efektif mulai 28 Februari 2026 karena penutupan wilayah udara.
  • Penghentian operasional ini merupakan upaya preventif menyusul eskalasi situasi militer di kawasan Timur Tengah sejak Sabtu, 28 Februari 2026.
  • Eskalasi dipicu operasi militer AS-Israel yang ditujukan pada kepemimpinan Iran, berujung aksi balasan Iran menargetkan pangkalan AS di Teluk.

Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju Doha, Qatar per 28 Februari 2026. Pemberhentian sementara ini higga pemberitahuan lebih lanjut.

Manajemen Garuda Indonesia mengungkapkan, pemberhentian operasional rute ini imba adanya penutupan sementara wilayah udara Qatar akibat eskalasi situasi di kawasan Timur Tengah.

"Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan," tulis Manajemen Garuda Indonesia seperti dikutip, Minggu (1/3/2026).

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia.(ist)
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia.(ist)

Namun demikian, Garuda Indonesia memastikan rute international lainnya tetap berjalan normal dan dipastikan tidak melintasi wilayah terdampak.

Dalam hal ini, Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi secara intensif.

"Penumpang yang terdampak diimbau untuk melakukan pengecekan secara berkala jadwal penerbangan melalui Contact Center 24 jam di 021–2351 9999 / 0804 1 807 807 atau melalui garuda-indonesia.com," tulis Manajemen.

Sebelumnya, operasi tempur berskala besar ini dimulai secara serentak pada hari Sabtu tanggal 28 Februari 2026 yang mengejutkan publik.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka mengonfirmasi bahwa pasukannya telah diperintahkan untuk melakukan aksi militer tersebut.

Langkah ini diambil bersamaan dengan dukungan penuh dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah operasi terpadu.

baca juga

Alasan utama yang dikemukakan oleh kedua pemimpin negara tersebut adalah tuntutan terhadap pergantian kepemimpinan di Teheran.

Target utama dari operasi militer ini ditujukan langsung kepada stabilitas pemerintahan di bawah kendali rezim Ayatollah Khamenei.

Pemerintah Iran tidak tinggal diam dan langsung melancarkan aksi balasan yang tidak kalah sengit di berbagai titik.

Pasukan Iran dilaporkan membidik sejumlah pangkalan militer milik Amerika Serikat yang tersebar di wilayah strategis Teluk.

Serangan rudal dan alat tempur lainnya dikabarkan menyasar area militer di negara tetangga seperti Bahrain dan Kuwait.

Ketegangan juga dilaporkan meningkat di wilayah Uni Emirat Arab serta Qatar menyusul serangan balasan dari pihak Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz

4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 14:39 WIB

Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan

Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:36 WIB

Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Sport | Minggu, 01 Maret 2026 | 00:04 WIB

Terkini

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

×