Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Properti LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 470 Miliar Sepanjang 2025

Achmad Fauzi

Senin, 02 Maret 2026 | 15:56 WIB
Emiten Properti LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 470 Miliar Sepanjang 2025
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR atau Perseroan) resmi mengumumkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
  • LPKR mencatat kenaikan underlying laba bersih 57 persen pada tahun buku 2025, didukung efisiensi dan eksekusi operasional.
  • Pendapatan total LPKR tahun 2025 mencapai Rp 9,03 triliun, dengan segmen properti menyumbang Rp 7,67 triliun.
  • Perseroan menutup 2025 dengan kas kuat Rp 1,96 triliun, berkat disiplin inti bisnis dan strategi pengurangan utang.

Suara.com - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mencatat peningkatan profitabilitas signifikan sepanjang tahun buku 2025. Di tengah tantangan makro ekonomi dan melemahnya daya beli konsumen, perseroan berhasil membukukan lonjakan underlying laba bersih (NPAT) sebesar 57 persen.

Berdasarkan laporan kinerja tahunan, LPKR mencatat pendapatan sebesar Rp 9,03 triliun dengan EBITDA Rp 1,37 triliun.

Sementara itu, laba bersih tercatat Rp 470 miliar dan underlying NPAT meningkat 57 persen menjadi Rp 630 miliar, mencerminkan perbaikan fundamental dan eksekusi operasional yang semakin solid.

Perseroan juga menutup tahun 2025 dengan posisi kas yang kuat sebesar Rp 1,96 triliun, mempertegas komitmen perusahaan dalam menjaga likuiditas dan pengelolaan keuangan yang prudent.

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meraup pra-penjualan sebesar Rp6,01 triliun pada tahun 2024, yang melebihi target tahunan dengan pencapaian 112%.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meraup pra-penjualan sebesar Rp6,01 triliun pada tahun 2024, yang melebihi target tahunan dengan pencapaian 112%.

Capaian ini didorong oleh fokus disiplin terhadap bisnis inti real estate dan lifestyle, peningkatan efisiensi berkelanjutan, serta pengendalian biaya dan upaya pengurangan utang.

CEO LPKR, John Riady, mengatakan pencapaian ini didukung oleh serah terima berbagai produk secara tepat waktu di berbagai wilayah.

"Strategi perumahan terjangkau perseroan yang dilengkapi penawaran di segmen premium, telah mendorong kinerja pra penjualan yang kuat. Inisiatif pengurangan hutang juga secara signifikan memperkuat struktur permodalan perseroan," ujarnya, seperti dikutip, Senin (2/3/2026).

Dari sisi operasional, segmen real estate menjadi kontributor utama dengan pendapatan Rp 7,67 triliun atau tumbuh 52 persen secara tahunan (year-on-year).

EBITDA segmen ini mencapai Rp 1,15 triliun, ditopang serah terima unit residensial dan komersial yang tepat waktu serta efisiensi operasional.

Sementara itu, segmen gaya hidup yang mencakup bisnis mal dan hotel membukukan pendapatan Rp 1,37 triliun pada 2025. EBITDA segmen ini naik 16 persen secara tahunan menjadi Rp 448 miliar, seiring peningkatan sewa tenant dan optimalisasi biaya operasional.

Di sisi pra penjualan, LPKR mencatatkan angka Rp 5,32 triliun atau setara 85 persen dari target tahunan.

Permintaan rumah tapak segmen terjangkau maupun premium di berbagai wilayah menjadi penopang utama kinerja tersebut.

Dengan struktur keuangan yang semakin kuat dan efisiensi yang terjaga, LPKR menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profitabilitas serta memperkuat posisi di sektor properti nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik 98%, BCA Digital Raup Laba Bersih Rp 213,4 Miliar di 2025

Naik 98%, BCA Digital Raup Laba Bersih Rp 213,4 Miliar di 2025

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 10:07 WIB

Pemilik Lippo Karawaci (LPKR) dan Gurita Bisnisnya di Indonesia

Pemilik Lippo Karawaci (LPKR) dan Gurita Bisnisnya di Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:00 WIB

OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar

OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 08:20 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:13 WIB

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:46 WIB

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:34 WIB

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:26 WIB