Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah

Achmad Fauzi

Senin, 02 Maret 2026 | 16:36 WIB
Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah
Acara penandaan dimulainya implementasi FID digelar di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (2/3), dan dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto serta pengusaha Hashim S Djojohadikusumo. [Ist].
baca 10 detik
  • SKK Migas dan Conrad Asia Energy memulai implementasi Final Investment Decision Lapangan Gas Mako di Perairan Kepulauan Riau.
  • Implementasi FID ditandai di Jakarta pada Senin (2/3) dan melibatkan WNEL, Arsari Group, serta PLN EPI sebagai pembeli gas.
  • Proyek Lapangan Gas Mako ditargetkan mencapai produksi awal (First Gas) pada Kuartal IV tahun 2027 untuk energi nasional.

Suara.com - Sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) kembali menunjukkan geliat positif. SKK Migas bersama Conrad Asia Energy resmi memulai tahap implementasi Final Investment Decision (FID) untuk Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Dimulainya fase pasca-FID ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek telah matang secara teknis dan finansial, sekaligus menandai komitmen investasi jangka panjang di tengah tantangan global sektor energi.

Acara penandaan dimulainya implementasi FID digelar di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (2/3), dan dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto serta pengusaha Hashim S Djojohadikusumo. Turut hadir perwakilan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Bank Negara Indonesia (BNI), serta jajaran manajemen SKK Migas.

Pemerintah diminta mempercepat perluasan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) perlu segera diwujudkan. (Foto Ist).
Pemerintah diminta mempercepat perluasan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) perlu segera diwujudkan. (Foto Ist).

Lapangan Gas Mako dioperasikan oleh West Natuna Exploration Limited (WNEL) dan dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah, WNEL sebagai operator, serta PT Nations Natuna Barat yang berada di bawah Arsari Group dan akan menjadi pemegang mayoritas hak partisipasi di Blok Duyung.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menegaskan dimulainya tahap implementasi FID merupakan langkah strategis dalam menjaga kesinambungan pasokan energi nasional.

"Keputusan investasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan KKKS untuk mempercepat pengembangan lapangan gas potensial. Lapangan Gas Mako diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi gas nasional serta mendukung kebutuhan energi dalam negeri," ujarnya seperti dikutip Senin (2/3/2026).

Ia menambahkan, SKK Migas akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, tepat biaya, serta mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi.

Sebagai bagian dari kepastian komersialisasi, WNEL telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (Gas Sales Agreement/GSA) dengan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sebagai offtaker.

Kesepakatan ini menjadi fondasi penting dalam memastikan penyerapan produksi gas Lapangan Mako untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional.

baca juga

Chairman Conrad Asia Energy, Peter Botten, menyampaikan bahwa FID proyek Gas Mako dapat terwujud berkat kolaborasi antara para KKKS Wilayah Kerja Duyung, SKK Migas dan instansi pemerintah terkait, PLN EPI sebagai offtaker, serta mitra nasional yang turut memperkuat struktur proyek.

Sementara itu, CEO Arsari Group, Hashim S Djojohadikusumo menyatakan komitmen pihaknya dalam mendukung pengembangan proyek strategis tersebut.

"Dengan pengalaman panjang dan teruji sektor migas serta dukungan pembiayaan yang solid, kami optimistis proyek ini dapat dijalankan secara profesional, tepat waktu, dan memberikan kontribusi nyata bagi penerimaan negara serta penguatan ketahanan energi Indonesia," ujar Hashim.

Proyek Mako akan memasuki rangkaian fase utama mulai dari engineering, procurement, konstruksi, pengeboran, instalasi offshore, hingga commissioning dan start-up. Lapangan Gas Mako ditargetkan mencapai First Gas pada kuartal IV 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing

Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:27 WIB

Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG

Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:09 WIB

Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun

Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 19:31 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×