- Operasi Epic Fury menyoroti ketimpangan biaya antara drone Iran yang murah (US$35.000) dan rudal pencegat AS/Israel yang mahal (hingga US$4 juta).
- Iran menggunakan ribuan drone untuk menyerang berbagai lokasi koalisi, memaksa penipisan stok rudal pencegat yang produksinya memakan waktu lama.
- Militer mencari solusi pertahanan yang lebih ekonomis, seperti roket APKWS (US$28.000) dan sistem laser Iron Beam demi mengatasi tingginya tingkat konsumsi amunisi.
"Sebagian besar kandidat penerus telah tewas. Pemimpin baru nanti mungkin akan menjadi kejutan karena posisi kedua atau ketiga sudah tidak ada lagi," ujar Trump kepada ABC.
Meski demikian, Teheran tetap pada pendiriannya. Pejabat keamanan nasional Ali Larijani menegaskan Iran tidak akan menyerah maupun bernegosiasi, menyebut konflik ini sebagai perang total untuk kelangsungan hidup bangsa.