Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 17:38 WIB
OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran
Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua OJK pada Sabtu (31/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pjs Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan eskalasi geopolitik Iran-AS-Israel berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan Indonesia.
  • Risiko geopolitik terwujud melalui kenaikan harga minyak, inflasi global, dan perpindahan dana investor ke instrumen aman.
  • OJK bersama SRO menyiapkan instrumen kebijakan dan meminta lembaga jasa keuangan memperkuat manajemen risiko serta koordinasi KSSK.

Suara.com - Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menilai eskalasi geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bisa berdampak pada stabilitas keuangan Indonesia.

Menurutnya, dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, pasar negara berkembang seperti Indonesia dituntut untuk menunjukkan integritas dan likuiditas yang kuat agar tetap kompetitif dan menarik bagi aliran modal asing.

"Kita harus memastikan integritas pasar terjaga, likuiditas kuat, serta ekosistem yang kredibel agar tetap menarik bagi investor, khususnya di tengah dinamika global saat ini," ujarnya dalam Rapat Dewan Komisioner OJK di Gedung Perkantoran Bank Indonesia, Selasa (3/3/2026).

Rapat Dewan Komisioner OJK secara bulanan di Gedung Perkantoran Bank Indonesia, Selasa (3/3/2026). [Suara.com/Rina Anggraeni].
Rapat Dewan Komisioner OJK secara bulanan di Gedung Perkantoran Bank Indonesia, Selasa (3/3/2026). [Suara.com/Rina Anggraeni].

OJK melihat, setidaknya terdapat tiga saluran transmisi utama dari risiko geopolitik tersebut terhadap sektor keuangan.

Pertama, potensi kenaikan harga minyak dunia. OJK menyoroti risiko gangguan pasokan energi global apabila terjadi penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 30 persen suplai minyak dunia serta volume signifikan LNG. Gangguan berkepanjangan di jalur tersebut dapat memicu lonjakan harga energi dan berdampak pada perekonomian global.

Kedua, kenaikan harga energi berpotensi mendorong inflasi global yang kemudian memengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral di berbagai negara. Kondisi ini, dapat berdampak pada likuiditas global, pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan persaingan perebutan dana investasi antarnegara.

"Karena itu kita harus memastikan kesiapan domestik agar mampu menghadapi volatilitas global yang tinggi," katanya.

Ketiga, meningkatnya ketidakpastian global yang dapat mendorong fenomena flight to quality, yakni peralihan dana investor ke instrumen safe haven yang dinilai lebih aman. Kondisi ini berisiko memicu tekanan pada arus modal di pasar negara berkembang.

Menghadapi potensi tersebut, OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) telah menyiapkan serangkaian instrumen kebijakan yang dapat diaktivasi apabila terjadi fluktuasi pasar yang tidak diharapkan.

Selain itu, OJK meminta seluruh lembaga jasa keuangan untuk memperkuat manajemen risiko, melakukan stress testing dalam berbagai skenario, serta memonitor secara ketat dinamika global dan potensi dampaknya terhadap sektor keuangan domestik.

Koordinasi juga terus diperkuat melalui forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang melibatkan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Bank Indonesia, serta Lembaga Penjamin Simpanan.

OJK menegaskan komitmennya untuk melanjutkan reformasi struktural guna memperkuat fundamental sektor keuangan nasional, termasuk peningkatan integritas pasar dan penguatan likuiditas, agar ketahanan sistem keuangan Indonesia tetap terjaga di tengah tekanan geopolitik global.

"Kami memastikan sinergi dan koordinasi erat antarotoritas tetap terjaga, khususnya dalam situasi penuh ketidakpastian seperti ini,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol

Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:28 WIB

Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan

Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:59 WIB

OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar

OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB