Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Rupiah Kian Tak Berdaya, Cadangan Devisa RI Kian Menyusut

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:07 WIB
Rupiah Kian Tak Berdaya, Cadangan Devisa RI Kian Menyusut
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (15/5/2025) [Suara.com/ANTARA]
baca 10 detik
  • Rupiah loyo ke Rp16.925 per dolar AS akibat tensi panas Iran-Israel dan lonjakan harga minyak.
  • Konflik Timur Tengah dan merosotnya cadangan devisa RI tekan stabilitas Garuda.
  • Rupiah melemah 0,12%, sementara peso Filipina jadi mata uang paling anjlok di Asia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih belum mampu keluar dari zona merah pada penutupan perdagangan akhir pekan. Mata uang Garuda terus menunjukkan pelemahan dan tampak tak berdaya menghadapi keperkasaan the greenback.

Mengutip data Bloomberg, Jumat (6/3/2026), rupiah ditutup merosot ke level Rp16.925 per dolar AS. Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,12 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp16.905. Sejalan dengan itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) turut mematok posisi Rp16.919 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut memanasnya tensi geopolitik global menjadi faktor utama yang menekan nyali rupiah. Ancaman Iran untuk melanjutkan konfrontasi dengan Israel dan Amerika Serikat membuat pelaku pasar cenderung menjauhi aset berisiko.

"Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen yang kembali memburuk oleh memanasnya situasi di Timur Tengah," ujar Lukman saat dihubungi Suara.com, Jumat (6/3/2026).

Selain faktor perang, Lukman menyoroti lonjakan harga minyak dunia yang kian membebani neraca perdagangan dan menekan stabilitas nilai tukar. Kekhawatiran investor juga diperparah dengan kondisi cadangan devisa (cadev) Indonesia yang dilaporkan terus menyusut.

"Harga minyak yang kembali naik tinggi dan cadev yang menurun ikut membebani rupiah. Saya yakin BI masih aktif mengintervensi, namun situasi saat ini memang sangat membebani, bukan hanya rupiah, tapi mata uang lainnya juga," tambahnya.

Kondisi mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi. Peso Filipina menjadi yang paling babak belur dengan koreksi tajam 0,66 persen. Nasib serupa dialami rupee India (-0,09%), ringgit Malaysia (-0,08%), dolar Hong Kong (-0,06%), dan baht Thailand yang terkoreksi tipis 0,01 persen.

Meski demikian, beberapa mata uang masih mampu mencatatkan penguatan. Won Korea Selatan memimpin penguatan di Asia dengan kenaikan 0,77 persen, disusul dolar Singapura (0,23%), yuan China (0,19%), dolar Taiwan (0,1%), dan yen Jepang yang menguat tipis 0,04 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:34 WIB

Harga Dolar AS Dijual Rp17,000 di Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Harga Dolar AS Dijual Rp17,000 di Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:37 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.920

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.920

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:40 WIB

Terkini

Stop Facial Tiap Bulan, Pakai 4 Serum Rekomendasi Dokter untuk Kecilkan Pori-pori

Stop Facial Tiap Bulan, Pakai 4 Serum Rekomendasi Dokter untuk Kecilkan Pori-pori

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:45 WIB

Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT

Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:38 WIB

Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja

Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:37 WIB

Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya

Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:33 WIB

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:32 WIB

4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:31 WIB

Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis

Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:30 WIB

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:28 WIB

Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden

Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:27 WIB

KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru

KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:26 WIB

×