Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Stok Barang Impor Mampet, Pengusaha Ritel Cemas Momentum Lebaran 2026 Terganggu

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:35 WIB
Stok Barang Impor Mampet, Pengusaha Ritel Cemas Momentum Lebaran 2026 Terganggu
Pusat perbelanjaan elektronik di Jakarta. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]
  • Ritel keluhkan stok impor telat masuk saat momen Imlek hingga Lebaran 2026 yang berdekatan.
  • HIPPINDO sebut keterlambatan barang impor di mal berpotensi ganggu target penjualan nasional.
  • Menko Airlangga pilih fokus urus pangan dulu sebelum bahas kendala impor barang ritel.

Suara.com - Momentum "panen raya" pelaku usaha ritel di tanah air terancam tak maksimal. Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) mengeluhkan tersendatnya pasokan barang impor menjelang rangkaian hari besar, mulai dari Imlek hingga Idulfitri 2026.

Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah mengungkapkan, para pelaku ritel sebenarnya telah melakukan persiapan matang untuk menyambut lonjakan konsumsi masyarakat. Namun, keterlambatan masuknya produk impor ke pasar domestik menjadi ganjalan serius.

"Mungkin kami mohon arahan untuk tahun ini menumpuk dengan adanya Imlek, Cap Go Meh, Lebaran, Puasa, itu semua jadi satu. Jadi event-nya numpuk semua," ujar Budihardjo dalam peluncuran program BINA Lebaran 2026 di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Budihardjo menjelaskan bahwa kalender perayaan tahun ini sangat padat dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini menuntut ketersediaan stok yang lebih masif dan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meski pasokan produk lokal diklaim relatif aman, ketergantungan mal terhadap produk impor masih menjadi isu krusial yang bisa menggerus potensi omzet.

"Stok yang ada dari lokal cukup terjaga. Namun untuk impor, Pak Menko, kami menghadapi masalah. Barang-barang di mal banyak yang impor agak telat, sehingga mungkin Lebaran ini kita agak terganggu untuk penjualannya," tegasnya.

Padahal, HIPPINDO telah mengerahkan kekuatan penuh dengan melibatkan sedikitnya 800 merek dan 80.000 toko mulai dari sektor fashion, makanan-minuman, hingga gerai elektronik untuk menyemarakkan promo Ramadan dan Lebaran.

Menanggapi "curhatan" pelaku usaha tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, belum memberikan solusi instan. Pemerintah, kata dia, saat ini masih memprioritaskan stabilitas harga kebutuhan pokok untuk masyarakat luas.

"Jadi itu akan dibahas tersendiri. Kita sekarang urus Lebaran dulu aja dan bulan Puasa," pungkas Airlangga singkat.

Hambatan distribusi ini diharapkan segera terurai, mengingat sektor ritel merupakan salah satu motor penggerak konsumsi rumah tangga yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Mal Full Senyum Pada Momen Ramadan dan Lebaran Tahun Ini

Pengusaha Mal Full Senyum Pada Momen Ramadan dan Lebaran Tahun Ini

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:17 WIB

Timun Suri dan Blewah Laris Manis Diburu Warga Saat Ramadan

Timun Suri dan Blewah Laris Manis Diburu Warga Saat Ramadan

Foto | Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:00 WIB

Peruri Tebar Sembako Hingga Baju Lebaran

Peruri Tebar Sembako Hingga Baju Lebaran

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:28 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB