Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Cuma Omon-omon Janji Manis BBM Tak Naik?

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 09 Maret 2026 | 13:44 WIB
Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Cuma Omon-omon Janji Manis BBM Tak Naik?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, akhirnya buka suara menanggapi lonjakan harga minyak dunia yang kini secara resmi telah menjebol angka psikologis USD 100 per barel. Foto Antara.
  • Harga minyak dunia tembus USD 100/barel akibat perang AS-Israel vs Iran.
  • Bahlil jamin harga BBM subsidi tidak naik hingga Lebaran usai.
  • Stok aman, namun harga minyak dunia hantam beban APBN.

Suara.com - Beban berat membayangi kantong rakyat di tengah gejolak geopolitik global yang kian memanas. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya buka suara menanggapi lonjakan harga minyak dunia yang kini secara resmi telah menjebol angka psikologis USD 100 per barel pada perdagangan Senin (9/3/2026).

Meski pasar energi sedang "kebakaran", Bahlil justru menebar janji manis. Ia menegaskan bahwa pemerintah menjamin tidak akan ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, setidaknya hingga masa Lebaran usai. Sebuah pernyataan yang dinilai banyak pihak hanya sebagai peredam tensi sosial sesaat di tengah ancaman inflasi yang nyata.

Bahlil berkilah bahwa meroketnya harga emas hitam ini merupakan ekses langsung dari eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Ia mengakui, saat ini masalah utama yang menghantui kabinet bukan lagi soal ketersediaan pasokan, melainkan harganya yang sudah tidak masuk akal.

"Problemnya kita sekarang bukan di stok, stok enggak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di harga. Nah kita lagi akan me-exercise untuk melakukan langkah-langkah yang komprehensif," ujar Bahlil dengan nada defensif saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2026).

Namun, retorika "langkah komprehensif" tersebut masih sumir. Publik justru khawatir pemerintah hanya sekadar menunda bom waktu yang bisa meledak kapan saja setelah musim mudik berakhir. Alih-alih memberikan solusi konkret untuk menekan ketergantungan impor, Bahlil hanya meminta masyarakat untuk tetap tenang.

"Tapi sekali lagi, saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga. Karena sampai dengan Hari Raya ini, Insya Allah enggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi," tegasnya.

Mengingat harga minyak mentah di perdagangan Asia sudah bertengger di atas USD 100 per barel, ruang fiskal APBN dipastikan bakal babak belur. Jika harga dunia terus "terbang" dan pemerintah hanya mengandalkan skema subsidi yang kian bengkak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Internasional vs Rudal: Siapa yang Lebih Cepat Dapat Keadilan?

Hukum Internasional vs Rudal: Siapa yang Lebih Cepat Dapat Keadilan?

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 13:04 WIB

Warisan Paling 'Zonk': Saat Orang Dewasa yang Perang, tapi Kita yang Kena Getahnya!

Warisan Paling 'Zonk': Saat Orang Dewasa yang Perang, tapi Kita yang Kena Getahnya!

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 12:26 WIB

Bahlil: Pemerintah Dukung Penuh Pesantren, Salah Satunya Lewat MBG dan Beasiswa LPDP

Bahlil: Pemerintah Dukung Penuh Pesantren, Salah Satunya Lewat MBG dan Beasiswa LPDP

News | Senin, 09 Maret 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:00 WIB

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:55 WIB

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:43 WIB

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:38 WIB

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB