Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06 WIB
Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan penyusunan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terkait kebijakan itu kini sudah memasuki tahap akhir. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan program Makan Bergizi Gratis memperbaiki harga bahan pokok di pasar Yogyakarta.
  • Harga telur ayam ras naik dari Rp26 ribu menjadi mendekati Rp28 ribu per kilogram pada Kamis.
  • Program pemerintah tersebut meningkatkan penyerapan dan memberikan kepastian permintaan sehingga menstabilkan harga telur nasional.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berdampak terhadap perbaikan harga bahan pokok, termasuk telur ayam ras di tingkat pasar.

Ia menyebut kembalinya pelaksanaan program tersebut telah meningkatkan penyerapan telur sehingga harga yang sebelumnya sempat turun kini kembali bergerak mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menurut Budi, beberapa waktu lalu harga telur berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram atau jauh di bawah HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp30 ribu per kilogram. Namun, kini harga telah naik mendekati Rp28 ribu per kilogram.

"Ini saya kasih contoh harga telur ya, harga telur kemarin kan berapa? Rp26 (ribu). Rp26 (ribu) itu padahal HET-nya berapa? Rp30 ribu kan? Rp30.000 HET itu Harga Eceran Tertinggi," kata Budi kepada wartawan di Yogyakarta, Kamis (23/7/2026).

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso di Yogyakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Hiskia]
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso di Yogyakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Hiskia]

Budi menjelaskan, HET ditetapkan untuk menjaga keseimbangan kepentingan antara produsen dan konsumen. Harga yang terlalu rendah dinilai berisiko membuat peternak merugi dan mengurangi produksi, yang pada akhirnya justru memicu kenaikan harga akibat pasokan berkurang.

"Kalau harga terlalu rendah, nanti produsennya rugi bisa tutup ya dan tidak produksi. Kalau tidak produksi, telur enggak ada, justru naik," ujarnya.

Budi menyebut salah satu faktor yang mendorong membaiknya harga telur adalah meningkatnya penyerapan dari program MBG yang kini kembali berjalan. Kehadiran program tersebut menciptakan permintaan yang lebih pasti sehingga produk peternak dapat terserap secara berkelanjutan.

"Nah, memang sekarang penyerapannya lebih bagus karena salah satu faktornya ya MBG juga sudah berjalan kembali. Jadi sebenarnya MBG itu bisa menjadi penyeimbang antara permintaan dan penawaran," ucapnya.

Sebelum MBG berjalan, kata Budi, pasar telur kerap mengalami fluktuasi karena tidak ada kepastian permintaan. Kondisi itu membuat produsen kesulitan menentukan volume produksi yang tepat sehingga sering terjadi ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan pasar.

baca juga

"Dulu ya, dulu itu harga itu sebelum ada MBG harga itu fluctuated banget. Kenapa? Karena tidak ada kepastian," ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan MBG membuat permintaan bahan pokok, termasuk telur, berlangsung lebih konsisten. Dengan adanya kepastian pasar, peternak dapat menyesuaikan produksi secara lebih terukur sehingga gejolak harga dapat ditekan.

"Nah, ketika ada MBG ini justru stabil. Jadi permintaan terus ada, produksinya ini kan jadi konsisten dengan permintaan yang ada," imbuhnya.

Budi menambahkan, produksi telur nasional saat ini masih mencatat surplus sekitar 12 persen. Kondisi tersebut menunjukkan sektor peternakan mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus menyokong kebutuhan bahan pangan untuk program MBG yang terus berjalan.

"Sehingga sekarang telur aja surplusnya 12 persen. Artinya untuk kebutuhan MBG, jadi semua berjalan dengan baik. Ya produksinya ikut terus meningkat, semua terlibat secara ekosistem ekonominya semua terlibat ya, baik dari produsen ya maupun dari sektor-sektor lain ya, tidak hanya peternakan tapi juga pertanian dan sebagainya. Jadi bagus sih," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evaluasi MBG Dipertanyakan, Minimnya Pelacakan Penyebab Keracunan Jadi Sorotan

Evaluasi MBG Dipertanyakan, Minimnya Pelacakan Penyebab Keracunan Jadi Sorotan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:53 WIB

Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim

Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:08 WIB

UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan

UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:28 WIB

Sudaryono dari Partai Apa? Ditunjuk Jadi Kepala BGN yang Baru

Sudaryono dari Partai Apa? Ditunjuk Jadi Kepala BGN yang Baru

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:12 WIB

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG

Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:11 WIB

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:40 WIB

Tak Hanya Siswa, Bumil dan Busui Diduga Ikut Keracunan MBG di Kulon Progo

Tak Hanya Siswa, Bumil dan Busui Diduga Ikut Keracunan MBG di Kulon Progo

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:15 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Kejagung Nyatakan Bisa Diperiksa Kapan Saja

Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Kejagung Nyatakan Bisa Diperiksa Kapan Saja

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:55 WIB

Prabowo Ngaku Diserang karena MBG: Salah Kaprah Pemimpin Memahami Kritik

Prabowo Ngaku Diserang karena MBG: Salah Kaprah Pemimpin Memahami Kritik

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Rupiah Menuju Rekor Terburuk, Modal Asing Terus Kabur

Rupiah Menuju Rekor Terburuk, Modal Asing Terus Kabur

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Bacaan Doa Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Panduan Pemerintah, Lengkap!

Bacaan Doa Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Panduan Pemerintah, Lengkap!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Warga Ingin Piknik Gratis di Ancol, DPRD DKI Sebut APBD Belum Mampu

Warga Ingin Piknik Gratis di Ancol, DPRD DKI Sebut APBD Belum Mampu

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Bukan Cuma Panci, Ini yang Diperiksa dalam Sertifikasi Halal Rice Cooker

Bukan Cuma Panci, Ini yang Diperiksa dalam Sertifikasi Halal Rice Cooker

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Xiaomi Pad 9 Pro Max Dibanderol Mulai Rp11 Jutaan, Usung Chip Xring O3 dan Baterai 12.000 mAh

Xiaomi Pad 9 Pro Max Dibanderol Mulai Rp11 Jutaan, Usung Chip Xring O3 dan Baterai 12.000 mAh

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Studi Ungkap Dampak Krisis Air terhadap Kesehatan dan Masa Depan Anak Perempuan

Studi Ungkap Dampak Krisis Air terhadap Kesehatan dan Masa Depan Anak Perempuan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:09 WIB

Mensos Gus Ipul Pastikan 15 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Perlinsos Digital

Mensos Gus Ipul Pastikan 15 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Perlinsos Digital

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×