Harga Minyak Bergerak Liar Pagi Ini, Imbas Perang dan Tekanan di Selat Hormuz

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 11 Maret 2026 | 06:29 WIB
Harga Minyak Bergerak Liar Pagi Ini, Imbas Perang dan Tekanan di Selat Hormuz
Ilustrasi peta Selat Hormuz. (ist)
Baca 10 detik
  • Harga minyak mentah WTI berfluktuasi tajam (USD 80 hingga USD 118) setelah Iran menutup akses vital di Selat Hormuz.
  • CEO Patterson-UTI menyatakan bahwa ekspansi rig pengeboran AS tertunda karena ketidakpastian prediksi stabilitas harga pasar jangka panjang.
  • Industri perminyakan membutuhkan waktu lebih dari enam bulan untuk mengaktifkan sumur baru sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak mentah.

Suara.com - Meskipun harga minyak mentah dunia mengalami fluktuasi tajam akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran, peningkatan produksi minyak di AS tidak dapat dilakukan secara instan.

Andy Hendricks, CEO perusahaan jasa ladang minyak Patterson-UTI, menegaskan bahwa tanpa adanya prediksi pasar yang stabil, perusahaan pengeboran enggan melakukan ekspansi penambahan rig.

Harga minyak dunia mencatat pergerakan liar sejak akhir Februari 2026, terutama setelah Iran menutup akses di Selat Hormuz.

Pergerakan harga minyak mentah WTI pada puncaknya kemarin sempat menyentuh USD 118 sebelum merosot drastis di kisaran USD 80 pada Selasa (10/3/2026) siang. 

Sementara, hari ini, harga minyak mentah kembali ke level USD 90.

Penutupan jalur perdagangan minyak vital ini memaksa produsen utama di Timur Tengah untuk memangkas produksinya.

Awal pekan ini, harga minyak mentah berjangka AS sempat menyentuh angka US$119 per barel—level tertinggi sejak Agustus 2022.

Namun, situasi berubah cepat pada hari Selasa (10/3/2026), di mana harga ditutup di level US$83,45 per barel setelah Presiden Donald Trump memberikan pernyataan optimis mengenai potensi deeskalasi konflik.

Menurut Hendricks, keputusan untuk meningkatkan aktivitas pengeboran sangat bergantung pada kepastian harga jangka panjang.

Baca Juga: Bahlil Optimistis Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz Segera Bebas

Ia menjelaskan bahwa banyak perusahaan minyak dan gas telah menyusun anggaran tahunan saat harga minyak masih berada di kisaran US$50 per barel pada Desember lalu.

"Tantangannya adalah, berapa harga minyak yang sebenarnya dalam enam hingga sembilan bulan ke depan?" ujar Hendricks dalam sebuah wawancara, dilansir via Reuters.

Ia menambahkan bahwa dibutuhkan waktu lebih dari enam bulan untuk membawa sumur minyak baru menuju tahap produksi (online). Hal inilah yang membuat industri sulit merespons lonjakan harga secara reaktif.

Saat ini, produksi minyak AS sudah berada di dekat level rekor tertinggi, yakni mencapai 13,7 juta barel per hari pada bulan lalu.

Namun, di kawasan strategis Permian Basin, produksi tercatat berada di angka 6,59 juta barel per hari, sedikit menurun dibandingkan rekor tahun lalu sebesar 6,74 juta barel per hari.

Hendricks memprediksi bahwa arah produksi minyak AS tahun ini akan sangat dipengaruhi oleh normalisasi situasi di Iran dan pembukaan kembali perdagangan melalui Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI