Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jaga Transparansi, Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan Industri Digital

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2026 | 08:45 WIB
Jaga Transparansi, Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan Industri Digital
PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto berizin pertama di Indonesia, resmi merilis laporan berkala bertajuk "Perkembangan Data Industri Aset Kripto". Foto CFX
  • Bursa Kripto CFX rilis laporan data industri bulanan demi transparansi pasar.
  • Februari 2026, volume pasar spot di CFX tembus Rp24,33 triliun.
  • USDT dan Bitcoin jadi aset paling laris diperdagangkan di bursa CFX.

Suara.com - Dinamika perdagangan aset kripto di Tanah Air yang terus berlari kencang menuntut ketersediaan informasi yang valid dan terverifikasi. Merespons kebutuhan tersebut, PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto berizin pertama di Indonesia, resmi merilis laporan berkala bertajuk "Perkembangan Data Industri Aset Kripto".

Laporan bulanan ini dirancang sebagai kompas bagi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam memotret aktivitas transaksi di ekosistem CFX secara menyeluruh. Data yang disajikan mencakup metrik vital, mulai dari volume perdagangan pasar spot dan derivatif, frekuensi transaksi, hingga jumlah konsumen aktif bulanan.

Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan tanggung jawab bursa dalam membangun ekosistem yang berintegritas.

"Sebagai bursa kripto, kami berkomitmen menjaga kualitas ekosistem melalui data transaksi yang valid dan transparan. Kami berharap data ini menjadi rujukan objektif bagi masyarakat sebelum mengambil keputusan investasi," ujar Subani dalam keterangan resminya.

Berdasarkan laporan periode dari 1 sampai dengan 28 Februari 2026, Bursa Kripto CFX mencatat terdapat 1.457 aset kripto dan 127 kontrak derivatif aktif yang diperdagangkan melalui 25 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) terdaftar.

Pada pasar spot, volume perdagangan selama bulan Februari mencapai Rp24,33 triliun. Sementara itu, aktivitas di pasar derivatif mencatatkan volume perdagangan sebesar Rp3,88 triliun pada periode yang sama.

Menariknya, laporan tersebut juga mengungkap lima aset kripto dengan volume perdagangan terbesar sepanjang Februari, yakni Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Pippin (PIPPIN), dan Solana (SOL).

Informasi ini kini dapat diakses secara luas melalui situs resmi www.cfx.co.id dan kanal media sosial CFX. Kehadiran laporan bulanan ini melengkapi fitur Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) yang sudah ada sebelumnya, yang berisi daftar aset legal di Indonesia.

Subani menambahkan, ke depan pihaknya akan terus menambah instrumen data pasar yang relevan. Langkah ini dilakukan guna mengukuhkan posisi CFX sebagai rujukan informasi utama (single source of truth) bagi pasar aset kripto di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fatwa Muhammadiyah Tentang Kripto: Halal atau Haram?

Fatwa Muhammadiyah Tentang Kripto: Halal atau Haram?

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 10:21 WIB

Pasar Saham dan Bitcoin Terancam Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

Pasar Saham dan Bitcoin Terancam Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 06:12 WIB

Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026

Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:18 WIB

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB