Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200

M Nurhadi

Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:27 WIB
Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200
Mojtaba Khamenei (Jerusalem post)
  • Iran bersumpah membalas agresi AS dan mengancam memblokade Selat Hormuz, jalur krusial perdagangan minyak dunia.
  • Eskalasi konflik menyebabkan harga minyak mentah dunia melonjak drastis, mengancam pertumbuhan ekonomi global secara signifikan.
  • Konflik berdampak langsung, seperti krisis di Iran, serangan di Teluk, dan operasi militer Israel di Lebanon terhadap Hezbollah.

Suara.com - Eskalasi militer di Timur Tengah memasuki babak baru yang semakin mengkhawatirkan. Pada Kamis (12/3), Iran secara resmi bersumpah akan membuat Amerika Serikat menyesali agresinya terhadap Republik Islam tersebut.

Teheran menegaskan komitmennya untuk tetap memblokade Selat Hormuz, sebuah langkah yang telah memicu lonjakan tajam harga minyak mentah di pasar global.

Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, dalam pernyataan perdananya pasca penunjukan dirinya, menyerukan perlawanan total.

Meski belum muncul di publik karena dikabarkan terluka dalam serangan yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, pesannya dibacakan dengan lantang melalui televisi negara.

"Tuas pemblokiran Selat Hormuz harus benar-benar digunakan," tegas Khamenei. Selat sempit sepanjang 54 kilometer ini merupakan jalur krusial bagi seperempat perdagangan minyak dunia dan seperlima pasokan gas alam cair (LNG) global.

Kepala Keamanan Iran, Ali Larijani, melalui platform X, turut memperingatkan Washington: "Memulai perang itu mudah, tapi tidak bisa dimenangkan hanya dengan beberapa cuitan. Kami tidak akan berhenti sampai kalian menyesali kalkulasi yang salah ini."

Harga Minyak Meroket, Trump Bergeming

Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa konflik ini berpotensi menjadi "gangguan pasokan terbesar" dalam sejarah industri minyak.

Bahkan, pihak Iran meminta negara-negara di dunia untuk mempersiapkan diri harga minyak mencapai rekor USD 200.

Namun, Presiden AS Donald Trump bersikap menantang. Melalui media sosial, ia menyatakan bahwa menumbangkan "kekaisaran jahat" Iran jauh lebih penting daripada persoalan harga minyak mentah.

Saat ini, harga minyak acuan dunia telah melonjak 40 hingga 50 persen sejak serangan awal pada 28 Februari lalu. Kondisi ini mulai mengancam pertumbuhan ekonomi global dan memicu lonjakan inflasi di berbagai negara.

Perang ini telah mengubah wajah kehidupan sehari-hari di kawasan tersebut:

  • Krisis di Iran: Di kota Kermanshah, 90% toko tutup. Kepercayaan masyarakat terhadap perbankan runtuh, memicu aksi tarik tunai massal. Bahan pokok seperti roti kini mulai dijatah, sementara PBB mencatat sekitar 3 juta warga Iran telah mengungsi.
  • Serangan di Kawasan Teluk: Iran mengancam akan "membakar minyak dan gas kawasan" jika infrastruktur energinya terus dihantam. Bahrain melaporkan kepulan asap hitam akibat serangan pada tangki bahan bakar di Muharraq. Bandara Kuwait dan pusat kota Dubai juga kembali menjadi sasaran drone.
  • Front Lebanon: Israel melaporkan telah menghantam markas komando Hezbollah di Beirut melalui gelombang serangan udara. Otoritas Lebanon mencatat 687 orang tewas, termasuk warga sipil yang mengungsi di pinggir pantai.
  • Kerugian Militer AS: Sebuah pesawat tanker KC-135 jatuh di Irak Barat, menambah daftar kerugian armada udara AS dalam konflik ini.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, mengungkapkan kepada AFP bahwa pihaknya bertindak semata-mata demi pertahanan diri.

Ia mengonfirmasi adanya pendekatan dari beberapa "negara sahabat" untuk mengakhiri konflik.

Iran menyatakan siap melakukan gencatan senjata, namun hanya jika hal itu menjadi bagian dari kesepakatan menyeluruh untuk mengakhiri perang secara permanen.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa operasi militer bersama AS bertujuan untuk menghancurkan kekuatan nuklir dan rudal Iran, sekaligus menciptakan kondisi bagi rakyat Iran untuk meruntuhkan rezim yang berkuasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Tanker Meledak Kena Serangan Iran, Harga Minyak Kembali 'Mendidih'

Kapal Tanker Meledak Kena Serangan Iran, Harga Minyak Kembali 'Mendidih'

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:10 WIB

Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri

Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 07:00 WIB

Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?

Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 05:05 WIB

Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka

Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 04:25 WIB

Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati

Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 22:55 WIB

Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun

Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 22:30 WIB

Terkini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:18 WIB

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:07 WIB

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:30 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB