Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 16 Maret 2026 | 09:55 WIB
Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah signifikan pada pembukaan hari ini, dibuka di level Rp16.965 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran perang Timur Tengah yang terus memanas.
  • Sentimen domestik, seperti pertimbangan Perppu defisit APBN, turut menekan rupiah meski BI akan intervensi.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah masih belum bangkit pada pembukaan hari ini. Mata uang garuda makin terperosok dibandingkan minggu lalu. 

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka ke level Rp 16.965 per dolar AS. Posisi itu melemah 0,04 persen dibanding penutupan pada Jumat (13/3/2026) yang berada di level Rp 16.958 per dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.934 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah imbas kenaikan harga minyak. 

"Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan di tengah kekuatiran perang di timteng yang masih terus memanas dan akan lama dan harga minyak yang tinggi," katanya saat dihubungi Suara.com.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Selain itu, sentimen domestik juga membuat rupiah tertekan pada pagi ini. Sebab, pengumuman suku bunga The Fed juga mempengaruhi nilai tukar.

"Pemerintah yang mempertimbangkan opsi terbitkan Perppu untuk perlebar defisit APBN lebih dari 3 persen juga membebani rupiah. Namun BI diperkirakan akan kembali masuk mengintervensi. Kisaran Rp 16.900 - Rp 17.000," jelasnya.

Namun, mayoritas pergerakan mata uang Asia cenderung menguat. Di mana, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19 persen.

Selanjutnya ada dolar Singapura yang terkerek 0,14 persen dan won Korea Selatan menanjak 0,12 persen. Disusul, yuan China yang terapresiasi 0,07 persen. 

Berikutnya, ringgit Malaysia dan dolar Taiwan yang sama-sama naik 0,03 persen. Lalu, dolar Hongkong menguat tipis 0,006 persen.

baca juga

Sedangkan baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,37 persen

Kemudian ada peso Filipina yang melemah 0,22 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000

IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 09:17 WIB

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 08:07 WIB

Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi

Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:43 WIB

Terkini

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:22 WIB

Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang

Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:21 WIB

Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti

Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:19 WIB

Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud

Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud

Surakarta | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:18 WIB

Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Kalbar | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:17 WIB

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:16 WIB

Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja

Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:12 WIB

Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?

Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:11 WIB

Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:11 WIB

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:10 WIB

×