Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 16 Maret 2026 | 08:07 WIB
IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (16/3/2026). Foto ANTARA.
  • IHSG rawan melemah di level 7.000–7.290 akibat tensi geopolitik Timur Tengah.
  • Harga minyak dunia tembus USD103/barel, angkat prospek saham sektor energi.
  • Investor cenderung wait and see karena pekan perdagangan pendek jelang libur.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (16/3/2026).

Sentimen negatif dari ketidakpastian global dan memanasnya tensi di Timur Tengah menjadi beban utama bagi indeks domestik.

Vice President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus, memproyeksikan IHSG bakal bergerak pada rentang support 7.000 dan resistance 7.290. Secara teknikal, indikator pasar mulai memberikan sinyal kewaspadaan bagi para pemodal.

“Indikator RSI telah masuk ke area oversold, sejalan dengan MACD yang menunjukkan tren pelemahan,” ujar Oktavianus kepada Suara.com, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, ada tiga faktor utama yang menyetir pasar pekan ini:

  1. Ketegangan Global: Perseteruan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang belum menemui titik temu. Penutupan jalur strategis di Selat Hormuz mengancam pasokan energi dunia dan memicu kekhawatiran inflasi global.
  2. Lonjakan Komoditas: Harga minyak Brent yang menembus USD103 per barel dan batu bara di atas USD137 per ton memberikan katalis bagi saham sektor energi.
  3. Libur Panjang: Sikap wait and see investor menjelang libur bursa selama lima hari dalam rangka Hari Raya Nyepi dan menyambut Idulfitri.

Senada, analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG rawan terkoreksi di rentang support 7.071 dan resistance 7.248. "Perdagangan pekan ini cukup pendek, investor kemungkinan lebih berhati-hati mencermati konflik Timur Tengah dan agenda libur panjang," katanya.

Di tengah potensi koreksi, beberapa saham berbasis energi dan komoditas patut dicermati:

  • ADMR (Adaro Minerals): Speculative buy di area 1.825 (Kiwoom) atau pantau kisaran 2.030–2.130 (MNC).
  • MEDC (Medco Energi): Support 1.630, resistance 1.920.
  • DSNG & TAPG: Menjadi pilihan MNC Sekuritas untuk dicermati selama perdagangan singkat pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:55 WIB

Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

News | Senin, 16 Maret 2026 | 06:03 WIB

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB