Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 16 Maret 2026 | 08:07 WIB
IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (16/3/2026). Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • IHSG rawan melemah di level 7.000–7.290 akibat tensi geopolitik Timur Tengah.
  • Harga minyak dunia tembus USD103/barel, angkat prospek saham sektor energi.
  • Investor cenderung wait and see karena pekan perdagangan pendek jelang libur.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (16/3/2026).

Sentimen negatif dari ketidakpastian global dan memanasnya tensi di Timur Tengah menjadi beban utama bagi indeks domestik.

Vice President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus, memproyeksikan IHSG bakal bergerak pada rentang support 7.000 dan resistance 7.290. Secara teknikal, indikator pasar mulai memberikan sinyal kewaspadaan bagi para pemodal.

“Indikator RSI telah masuk ke area oversold, sejalan dengan MACD yang menunjukkan tren pelemahan,” ujar Oktavianus kepada Suara.com, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, ada tiga faktor utama yang menyetir pasar pekan ini:

  1. Ketegangan Global: Perseteruan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang belum menemui titik temu. Penutupan jalur strategis di Selat Hormuz mengancam pasokan energi dunia dan memicu kekhawatiran inflasi global.
  2. Lonjakan Komoditas: Harga minyak Brent yang menembus USD103 per barel dan batu bara di atas USD137 per ton memberikan katalis bagi saham sektor energi.
  3. Libur Panjang: Sikap wait and see investor menjelang libur bursa selama lima hari dalam rangka Hari Raya Nyepi dan menyambut Idulfitri.

Senada, analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG rawan terkoreksi di rentang support 7.071 dan resistance 7.248. "Perdagangan pekan ini cukup pendek, investor kemungkinan lebih berhati-hati mencermati konflik Timur Tengah dan agenda libur panjang," katanya.

Di tengah potensi koreksi, beberapa saham berbasis energi dan komoditas patut dicermati:

  • ADMR (Adaro Minerals): Speculative buy di area 1.825 (Kiwoom) atau pantau kisaran 2.030–2.130 (MNC).
  • MEDC (Medco Energi): Support 1.630, resistance 1.920.
  • DSNG & TAPG: Menjadi pilihan MNC Sekuritas untuk dicermati selama perdagangan singkat pekan ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:55 WIB

Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

News | Senin, 16 Maret 2026 | 06:03 WIB

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:29 WIB

×