Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Turun Jadi Rp 2,9 Juta per Gram

Achmad Fauzi

Senin, 16 Maret 2026 | 10:07 WIB
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Turun Jadi Rp 2,9 Juta per Gram
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga emas Antam 1 gram pada Senin, 16 Maret 2026, yaitu Rp 2.992.000, turun Rp 21.000 dari harga sebelumnya.
  • Harga beli kembali (buyback) emas Antam tercatat Rp 2.744.000 per gram, mengalami penurunan Rp 5.000.
  • Harga emas dunia melemah karena antisipasi kebijakan suku bunga bank sentral dan prospek suku bunga tinggi.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 16 Maret 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.992.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu anjlok Rp 21.000 dibandingkan Sabtu, 14 Maret 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.744.000 per gram.

Harga buyback itu juga merosot Rp 5.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu pekan kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.549.865
  • Emas 1 Gram Rp 2.998.480
  • Emas 2 gram Rp 5.938.810
  • Emas 3 gram Rp 8.883.153
  • Emas 5 gram Rp 14.771.838
  • Emas 10 gram Rp 29.448.538
  • Emas 25 gram Rp 73.595.530
  • Emas 50 gram Rp 147.111.863
  • Emas 100 gram Rp 294.145.530
  • Emas 250 gram Rp 735.098.163
  • Emas 500 gram Rp 1.469.985.800
  • Emas 1.000 gram Rp 2.939.931.500

Harga Emas Dunia Terpeleset

Harga emas dunia bergerak melemah pada awal perdagangan Asia, Senin, seiring meningkatnya ketidakpastian pasar menjelang pengumuman kebijakan moneter sejumlah bank sentral utama pekan ini.

Mengutip laporan FXStreet, harga emas atau XAU/USD turun ke kisaran 4.967,70 dolar AS pada awal sesi Asia. Penurunan ini terjadi karena investor cenderung menahan posisi di tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga global.

Tekanan terhadap logam mulia ini juga muncul meski konflik geopolitik di Timur Tengah masih memanas. Biasanya, ketegangan geopolitik mendorong permintaan aset safe haven seperti emas.

Para pelaku pasar kini memantau perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. Situasi tersebut berpotensi memicu volatilitas pasar global.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyatakan konflik di Iran diperkirakan dapat berakhir dalam beberapa minggu atau bahkan lebih cepat. Namun di sisi lain, militer Israel mengungkapkan rencana untuk melanjutkan operasi militernya setidaknya selama tiga minggu ke depan.

Selama akhir pekan, pasukan AS juga dilaporkan menargetkan sejumlah fasilitas militer di Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak penting bagi Iran. Teheran pun mengancam akan melakukan serangan balasan terhadap fasilitas minyak yang terkait dengan AS di kawasan tersebut.

Meski konflik biasanya mendorong harga emas naik, ketegangan saat ini justru memicu lonjakan harga minyak dunia. Kenaikan harga energi tersebut meningkatkan kekhawatiran inflasi global.

Kondisi itu membuat pasar memperkirakan Federal Reserve (The Fed) kemungkinan akan menunda rencana pemangkasan suku bunga. Prospek suku bunga tinggi lebih lama cenderung menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Selain The Fed, sejumlah bank sentral besar dunia juga dijadwalkan mengumumkan kebijakan moneternya pekan ini, termasuk Reserve Bank of Australia (RBA), Bank of Japan (BoJ), European Central Bank (ECB), dan Bank of England (BoE).

Sebagian besar bank sentral tersebut diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini. Namun, RBA diproyeksikan masih berpotensi menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Keputusan kebijakan moneter dari bank-bank sentral tersebut diperkirakan akan menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Pegadaian Stabil, Cek Update Terkini

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Pegadaian Stabil, Cek Update Terkini

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 08:39 WIB

Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan

Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 20:40 WIB

Harga Emas Antam Sepekan: Terakumulasi Anjlok Hampir Rp100 Ribu

Harga Emas Antam Sepekan: Terakumulasi Anjlok Hampir Rp100 Ribu

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB