Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 17 Maret 2026 | 19:50 WIB
Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan tidak adanya kenaikan harga BBM di Yogyakarta, Selasa (17/3/2026). [Suara.com/Putu]
baca 10 detik
  • Purbaya bantah ekonomi mati suri dengan klaim omzet Beringharjo tembus Rp2 triliun.
  • Menkeu sebut likuiditas pedagang aman meski pemulihan ekonomi nasional belum merata.
  • Purbaya borong batik demi buktikan daya beli, di tengah kritik tajam para pengamat.

Suara.com - Gerah dengan rentetan kritik tajam terkait rapor merah sejumlah indikator ekonomi nasional, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya memilih turun gunung. Seolah ingin menepis tudingan bahwa ekonomi rakyat sedang sekarat, Purbaya menyambangi Pasar Beringharjo dan Teras Malioboro 1, Yogyakarta, Selasa (17/3/2026).

Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai upaya defensif pemerintah di tengah lesunya daya beli masyarakat yang kian nyata. Meski para pengamat dan data lapangan menunjukkan tren "mati suri" pada sektor ritel tradisional, Purbaya justru melontarkan klaim sebaliknya.

"Kita mau lihat apa betul pasar-pasar tradisional sudah mati, ternyata di sini masih ramai dan omzetnya juga tinggi. Di sini bisa mencapai Rp2 triliun ya," ujar Purbaya dengan nada optimis di sela-sela kunjungannya menukil Antara.

Meski mengakui pemulihan ekonomi pascaperlambatan triwulan ketiga tahun lalu belum merata, Purbaya bersikeras bahwa pusat perdagangan seperti Tanah Abang dan Bandung masih menunjukkan tren positif. Padahal, fakta di lapangan menunjukkan banyak pedagang mengeluh akibat serbuan barang impor dan gempuran digitalisasi yang tak terbentung.

"Jadi kelihatannya tidak semati suri seperti yang disebut para pengamat itu," cetusnya, seolah menutup mata pada fenomena ruko kosong yang menjamur di kota-kota besar.

Dalam kunjungan tersebut, Purbaya didampingi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X yang turut meninjau sejumlah lapak pedagang.

Selain meninjau aktivitas perdagangan, Purbaya juga berbelanja sejumlah produk seperti batik, kain dan kaos.

Ia menilai produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Yogyakarta memiliki daya saing tinggi, baik dari sisi kualitas maupun harga.

"Saya belanja cukup banyak karena dibanding Jakarta, harganya di sini sangat bagus. Di Jakarta mungkin berapa juta, di sini sekitar berapa ratus ribu. Saya sempat tanya ke pedagang soal tambahan modal, mereka bilang sudah cukup. Ini sinyal kuat bahwa likuiditas di tingkat pedagang pasar di Yogya sudah membaik," ujar dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Serang Ekonom TikTok: Cuma Sensasi, Enggak Pernah Belajar Ekonomi

Purbaya Serang Ekonom TikTok: Cuma Sensasi, Enggak Pernah Belajar Ekonomi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:47 WIB

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:36 WIB

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

×