Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

M Nurhadi

Senin, 23 Maret 2026 | 07:38 WIB
Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS
Ketegangan di jalur perdagangan minyak paling vital dunia kembali memicu guncangan pasar. Penyerangan kapal di dekat Selat Hormuz langsung mendorong kenaikan harga minyak mentah secara signifikan hari ini.
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI stabil tinggi pada Senin (23/3/2026), dipengaruhi isu Timur Tengah dan kebijakan AS.
  • Investor menimbang risiko serangan fasilitas energi Timur Tengah dengan pelepasan jutaan barel minyak Iran oleh Washington.
  • Kondisi perang memicu hilangnya 7-10 juta barel minyak harian dari Timur Tengah serta anjloknya produksi Irak.

Suara.com - Pergerakan harga minyak dunia terpantau stabil namun tetap berada di level tinggi pada perdagangan Senin (23/3/2026).

Para investor saat ini tengah menimbang risiko antara ancaman penghancuran fasilitas energi di Timur Tengah dengan kebijakan terbaru Washington yang mulai melepas jutaan barel minyak Iran ke pasar global.

Hingga pukul 23.24 GMT, minyak mentah berjangka Brent terkoreksi tipis 8 sen ke level US$ 112,11 per barel, setelah sebelumnya sempat menyentuh angka tertinggi sejak Juli 2022 pada akhir pekan lalu.

Sementara itu, U.S. West Texas Intermediate (WTI) berada di posisi US$ 98,17 per barel, turun 6 sen setelah sempat melonjak 2,27% pada sesi sebelumnya.

Fenomena ini menciptakan selisih harga (spread) antara Brent dan WTI hingga lebih dari US$ 14, jarak terlebar dalam beberapa tahun terakhir.

Prediksi Menuju US$ 120 per Barel

CEO platform perdagangan Moomoo Australia, Michael McCarthy, menilai penurunan tipis ini hanyalah bersifat sementara akibat aksi ambil untung (profit taking) jangka pendek oleh para trader.

"Momentum pasar jelas menunjukkan tren kenaikan. Skenario realistis pekan ini adalah pengujian kembali level tertinggi di kisaran US$ 120 per barel," ungkap McCarthy, dilansir dari Reuters.

Ketegangan memuncak setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman untuk melenyapkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka total dalam 48 jam.

baca juga

Padahal, sehari sebelumnya, Trump sempat memberikan sinyal untuk meredakan perang yang kini memasuki minggu keempat tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, memperingatkan melalui platform X bahwa infrastruktur kritis dan fasilitas energi di seluruh Timur Tengah terancam hancur secara permanen jika AS nekat menyerang pembangkit listrik mereka.

Amrita Sen, pendiri Energy Aspects, menilai langkah Trump sebagai upaya menunjukkan dominasi kekuatan yang berisiko berakhir pada kehancuran total infrastruktur di kawasan Teluk.

"Sangat keliru jika ada yang mengira Iran akan menyerah begitu saja," tegasnya.

Perang telah melumpuhkan aktivitas di Selat Hormuz yang mengelola 20% aliran minyak dan gas alam cair (LNG) dunia. Para analis memperkirakan pasar kehilangan 7 hingga 10 juta barel minyak per hari dari produksi Timur Tengah.

Kondisi diperparah dengan langkah Irak yang menetapkan status force majeure pada seluruh ladang minyak yang dikelola perusahaan asing.

Menteri Minyak Irak, Hayan Abdel-Ghani, mengonfirmasi produksi di Basra Oil Company anjlok drastis menjadi hanya 900.000 barel per hari (bpd) dari kapasitas normal 3,3 juta bpd.

Sebagai langkah darurat untuk mengatasi krisis pasokan, Washington memutuskan untuk mencabut sanksi sementara terhadap minyak Iran yang berada di laut.

Merespons kebijakan ini, sejumlah kilang minyak di India dan beberapa negara Asia lainnya dilaporkan berencana untuk kembali membeli minyak dari Teheran guna menyeimbangkan stok domestik mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×