Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Maret 2026 | 08:41 WIB
Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026
Suasana layanan pengisian BBM di Rest Area 456 atau Salatiga. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia berhasil menjaga ketahanan energi dan ketersediaan BBM tetap aman selama periode Lebaran 2026.
  • Stabilitas pasokan BBM Lebaran ditopang oleh pengalaman pemerintah dan perilaku masyarakat yang mengendalikan konsumsi.
  • Ketahanan energi nasional masih menghadapi tantangan dengan cadangan BBM hanya 20 hingga 28 hari.

Suara.com - Di tengah tensi geopolitik global yang memanas, pemerintah Indonesia berhasil menjaga ketahanan energi nasional. Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama periode Lebaran 2026 tetap aman, meski sebelumnya sempat muncul kekhawatiran publik soal potensi kelangkaan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia disebut mampu memastikan pasokan BBM tetap terjaga, bahkan saat tekanan global terhadap energi meningkat. Kondisi ini sekaligus menepis prediksi bahwa cadangan BBM nasional hanya akan bertahan hingga momentum Lebaran.

Peneliti dari Lab Rekayasa Termal dan Sistem Energi (RTSE) Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Ary Bachtiar Krishna Putra, menilai pemerintah bisa menjaga stabilitas pasokan energi di momen krusial tersebut.

"Ya memang karena sudah event tahunan. Artinya secara pasokan mungkin pemerintah sudah punya jam terbang untuk menjamin keterisian dan harga dari BBM," ujar Ary seperti dikutip, Kamis (26/3/2026).

Mobil pengangkut BBM Pertamina. (Dok: Pertamina)
Mobil pengangkut BBM Pertamina. (Dok: Pertamina)

Menurut dia, lonjakan konsumsi BBM saat Lebaran sebenarnya relatif terukur dan bisa diantisipasi. Pola mudik yang berlangsung dalam periode singkat membuat pemerintah lebih mudah mengelola distribusi energi.

"Kalau Lebaran kan memang penambahan karena mudik ya, itu juga dalam kategori mungkin semingguan, artinya dari berangkat sampai pulang," kata dia.

Selain faktor pengalaman pemerintah, Ary juga menilai perilaku masyarakat turut berperan dalam menjaga stabilitas pasokan. Kekhawatiran akan kelangkaan justru membuat konsumsi menjadi lebih terkendali.

"Kalau masyarakat sudah mulai mengendalikan diri untuk tidak terlalu menghambur-hamburkan, manfaatnya terasa. Saya lihat di beberapa daerah, kondisi sudah tidak terlalu antre BBM," katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa ketahanan energi Indonesia secara al masih menghadapi tantangan. Cadangan BBM nasional saat ini berada di kisaran 20 hingga 28 hari, lebih rendah dibandingkan sejumlah negara lain di kawasan.

baca juga

Untuk itu, Ary menilai rencana pemerintah meningkatkan kapasitas cadangan hingga 90 hari menjadi langkah strategis yang perlu segera direalisasikan.

"Kalau bisa 90 hari sudah luar biasa. Artinya kalau harga pasar naik turun, kita masih punya waktu dan cadangan dari pengadaan sebelumnya," ujarnya.

Ia juga menyoroti peran program biodiesel seperti B50 yang mulai membantu mengurangi ketergantungan impor, meskipun untuk bensin Indonesia masih bergantung pada pasokan luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:51 WIB

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:32 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB