- IHSG melemah 0,88 persen ke level 7.101,002 pada sesi I, Jumat, 27 Maret 2026 akibat sentimen global.
- Pelemahan dipicu penolakan proposal perdamaian Teheran serta rencana AS mengirim pasukan ke Timur Tengah.
- Secara teknikal, IHSG menunjukkan sinyal jual kuat dan diperkirakan melanjutkan pelemahan di sesi kedua.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih merosot pada perdagangan sesi I, Jumat, 27 Maret 2026. IHSG mendapat tekanan sentimen global yang masih tinggi.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, IHSG tercatat melemah 63,089 poin atau 0,88 persen ke level 7.101,002 pada penutupan sesi I.
Pelemahan ini dipicu ketidakpastian global yang kembali meningkat setelah proposal perdamaian ditolak oleh Teheran. Selain itu, rencana Amerika Serikat untuk kembali mengirimkan pasukan ke Timur Tengah turut membebani sentimen pasar.
Dari sisi teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan sinyal tekanan jual yang masih kuat. Indeks membentuk pola long upper shadow yang mencerminkan dominasi aksi jual di area atas.
![Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/18/55308-ihsg-ihsg-anjlok-bursa-efek-indeks-harga-saham-ilustrasi-bursa-ilustrasi-ihsg.jpg)
Tak hanya itu, IHSG juga kembali menembus ke bawah level support psikologis di 7.200, yang mengindikasikan pelemahan lanjutan. Indikator MACD pun masih berada di zona negatif dengan histogram yang semakin melebar.
"Dengan mempertimbangkan faktor fundamental dan teknikal tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan pelemahan dan bergerak dalam rentang 7.075–7.125 pada sesi kedua perdagangan hari ini," tulis riset tersebut.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan sesi I, sebanyak 9,95 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,70 triliun, serta frekuensi sebanyak 781,6 ribu kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 242 saham bergerak naik, sedangkan 404 saham mengalami penurunan, dan 312 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada sesi I diantaranya, SOHO, FMII, TALF, NZIA, DEFI, NETV, AIMS, DFAM, PUDP, ESTI, MBTO.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, FITT, FUJI, APLI, KUAS, ICON, LUCY, IDEA, INDS, LCKM, SSTM, UDNG.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.