Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Achmad Fauzi

Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:47 WIB
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].
baca 10 detik
  • Perdagangan saham Wall Street anjlok pada Kamis, dipicu ketidakpastian konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memengaruhi sentimen investor.
  • Indeks Nasdaq Composite turun 2,4 persen, resmi masuk wilayah koreksi setelah mencapai penurunan lebih dari 10 persen.
  • Harga minyak dunia menguat akibat konflik Timur Tengah, sementara Trump kemudian mengumumkan perpanjangan penangguhan serangan selama 10 hari.

Suara.com - Perdagangan saham di Wall Street anjlok pada Kamis, 27 Maret 2026. Hal ini, seiring meningkatnya ketidakpastian terkait konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali membayangi sentimen investor.

Mengutip Investing.com, indeks Nasdaq Composite merosot 2,4 persen ke level 21.408,08 dan resmi masuk wilayah koreksi setelah turun lebih dari 10 persen dari rekor penutupan tertingginya di 23.958,47.

Sementara itu, indeks acuan S&P 500 turun 1,7 persen menjadi 6.478,41. Adapun Dow Jones Industrial Average juga terkoreksi 1 persen ke posisi 45.959,43.

Tekanan di pasar saham muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan ketidakpastian terkait peluang tercapainya kesepakatan damai dengan Iran.

Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)
Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)

"Iran memohon untuk membuat kesepakatan. Saya tidak tahu apakah kita mampu melakukan itu. Saya tidak tahu apakah kita bersedia melakukan itu. Seharusnya mereka sudah melakukannya empat minggu lalu," kata Trump dalam rapat kabinet.

Di sisi lain, harga minyak dunia justru menguat seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah, menambah tekanan terhadap pasar saham global.

Namun, tak lama setelah penutupan pasar, Trump menyatakan akan memperpanjang penangguhan serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama 10 hari.

"Pembicaraan sedang berlangsung dan, terlepas dari pernyataan keliru yang bertentangan dari Media Berita Palsu, dan pihak lain, pembicaraan berjalan dengan sangat baik," tambahnya.

Pasar pun bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir, dipengaruhi oleh arus berita yang saling bertolak belakang terkait perkembangan konflik.

baca juga

"Pergerakan pasar hari ini mencerminkan betapa sensitifnya investor terhadap berita harian seputar konflik Iran. Dengan sinyal yang berubah-ubah mengenai apakah resolusi dapat dicapai, pasar berdagang dengan keyakinan yang terbatas. Rentang kemungkinan hasilnya masih luas. Resolusi yang cepat kemungkinan akan menyebabkan reli yang kuat, meskipun awalnya emosional," kata Keith Lerner, kepala investasi dan kepala strategi pasar di Truist.

Ia menambahkan, risiko tekanan pasar masih terbuka jika konflik berlarut-larut, terutama jika harga energi terus meningkat atau imbal hasil obligasi naik signifikan.

"Sampai ada kejelasan yang lebih besar, volatilitas kemungkinan akan tetap didorong oleh berita utama dan bukan oleh fundamental," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB