Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB
Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia
Kapal Pertamina Pride tertahan di Selat Hormuz (Pertamina.com)

Suara.com - Upaya evakuasi aset strategis nasional di Selat Hormuz, menemui tantangan berat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengakui bahwa proses pengeluaran kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) dari kawasan tersebut sangat kompleks dan berisiko tinggi.

Situasi geopolitik Timur Tengah yang terus bergejolak menjadi faktor utama sulitnya mobilitas armada laut di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, pemerintah terus mengupayakan jalur komunikasi intensif dengan otoritas terkait.

Berdasarkan data operasional per 26 Maret 2026, dua kapal tanker raksasa milik Indonesia masih tertahan dan belum diizinkan melintasi Selat Hormuz. Kedua kapal tersebut adalah PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Melansir data pelacak kapal real-time dari situs MarineTraffic, posisi kedua kapal tersebut terpantau berada di titik tunggu yang berbeda namun tetap dalam zona pengawasan ketat.

Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di perairan utara Kota Dammam, Arab Saudi. Sementara itu, kapal Gamsunoro terpantau berada di dekat pesisir Kuwait dan Irak.

Sebelumnya, terdapat empat kapal milik Pertamina di kawasan tersebut. Namun, dua kapal lainnya, yakni PIS Rinjani dan PIS Paragon, dilaporkan telah berhasil beranjak dan keluar dari zona merah tersebut sejak awal Maret.

Di tengah ketidakpastian ini, secercah harapan muncul dari jalur diplomasi. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengonfirmasi bahwa Pemerintah Iran memberikan respons positif terhadap permintaan Indonesia untuk memberikan akses aman bagi kedua tanker tersebut.

Juru Bicara Kemenlu RI, Vahd Nabyl A Mulachela, menyatakan bahwa koordinasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dengan otoritas Iran telah dilakukan secara intensif sejak awal krisis.

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujar Nabyl dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/3/2026), seperti yang dikutip dari Antara.

Meski respons positif sudah diterima, Nabyl menegaskan bahwa implementasi di lapangan masih memerlukan tindak lanjut teknis dan operasional yang mendalam. Hingga kini, otoritas belum bisa memberikan jadwal pasti kapan kedua kapal tersebut dapat melanjutkan pelayarannya.

Menanggapi kekhawatiran publik mengenai dampak blokade ini terhadap pasokan BBM dalam negeri, Menteri Bahlil Lahadalia memberikan jaminan bahwa ketahanan energi nasional masih dalam kondisi aman.

Pemerintah telah menyiapkan skema mitigasi dengan mencari alternatif pasokan energi dari negara-negara lain yang tidak terdampak konflik di jalur Hormuz.

“Kami terus melakukan negosiasi untuk membebaskan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS). Kondisi ini tidak mengganggu ketahanan energi kita karena pasokan alternatif sudah disiapkan,” tegas Bahlil.

"Daftar Sahabat" Iran: Maaf, Indonesia Tidak Termasuk 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB

Lobi-lobi Iran, Bahlil Akui Tak Gampang Keluarkan 2 Kapal RI dari Selat Hormuz

Lobi-lobi Iran, Bahlil Akui Tak Gampang Keluarkan 2 Kapal RI dari Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:03 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:49 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB