Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

Pebriansyah Ariefana

Senin, 30 Maret 2026 | 14:04 WIB
Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani
Anthony Albanese (Antara)
baca 10 detik
  • PM Australia resmi memotong pajak bahan bakar hingga separuh selama tiga bulan ke depan.

  • Kebijakan ini bertujuan meringankan beban warga akibat lonjakan harga minyak dunia saat ini.

  • Eskalasi konflik di Timur Tengah menyebabkan gangguan pasokan energi melalui jalur Selat Hormuz.

Suara.com - Kabar gembira datang bagi penduduk di Negeri Kanguru Australia terkait biaya hidup yang semakin mencekik belakangan ini.

Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan kebijakan untuk mengurangi beban pajak pada sektor energi secara signifikan.

Langkah darurat ini diambil sebagai respons langsung terhadap ketidakstabilan harga minyak mentah di pasar internasional.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengonfirmasi bahwa pemotongan pajak ini akan berlaku dalam waktu dekat.

Kebijakan ini bertujuan untuk menstabilkan daya beli masyarakat yang terdampak oleh situasi geopolitik di Timur Tengah.

Melalui pernyataan di media sosial, pemimpin pemerintahan tersebut memberikan jaminan bantuan finansial bagi para pengguna kendaraan.

"Kami akan mengurangi separuh pajak bahan bakar selama tiga bulan agar Anda bisa berhemat saat mengisi (bahan bakar)," kata Albanese di media sosial.

Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi jutaan warga yang bergantung pada transportasi pribadi maupun logistik.

Pemotongan pajak sebesar lima puluh persen ini dirancang untuk berlaku dalam durasi waktu yang terbatas.

baca juga

Diharapkan penurunan harga eceran di pom bensin dapat segera dirasakan oleh publik secara luas.

Secara teknis nilai penurunan harga diperkirakan mencapai sekitar 26,3 sen dolar Australia untuk setiap liter yang dibeli.

Jika dikonversi ke dalam rupiah nilai penghematan tersebut berada di angka kisaran Rp2.700 per liter.

Aturan baru yang sangat dinantikan ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada hari Rabu tanggal 1 April 2026.

Implementasi kebijakan selama triwulan tersebut diprediksi akan menyedot anggaran negara yang cukup fantastis.

Total beban fiskal yang harus ditanggung oleh kas negara mencapai angka 2,55 miliar dolar Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Krisis BBM Global: Australia Gratiskan Naik Bus dan Kereta, Indonesia Bagaimana?

Krisis BBM Global: Australia Gratiskan Naik Bus dan Kereta, Indonesia Bagaimana?

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 13:03 WIB

Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026

Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

×