Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Bisnis Properti 2026 Diprediksi Tumbuh 8 Persen, Hunian Konsep 'Resort' Jadi Incaran Kaum Urban

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:32 WIB
Bisnis Properti 2026 Diprediksi Tumbuh 8 Persen, Hunian Konsep 'Resort' Jadi Incaran Kaum Urban
Ilustrasi. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas perkotaan yang kian padat, tren hunian premium yang menawarkan ketenangan dan konsep resort semakin diminati masyarakat urban. Foto ist.
baca 10 detik
  • Sektor properti 2026 diprediksi tumbuh 8%, didorong minat tinggi pada hunian konsep ketenangan.
  • Bank Indonesia catat IHPR stabil di 0,83%, menandakan pasar properti temukan titik keseimbangan.
  • Penjualan rumah premium seperti di PIK2 meningkat, sasar kaum urban dengan daya beli tinggi.

Suara.com - Sektor properti nasional menunjukkan sinyal positif di awal tahun 2026. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas perkotaan yang kian padat, tren hunian premium yang menawarkan ketenangan dan konsep resort semakin diminati masyarakat urban.

Pertumbuhan sektor ini pun diproyeksikan mampu menyentuh angka 8 persen pada tahun ini.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, mengungkapkan bahwa pasar properti residensial saat ini berada dalam kondisi stabil. Berdasarkan data Bank Indonesia, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan IV 2025 tumbuh sebesar 0,83 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh harga rumah tipe menengah yang mencatatkan indeks sebesar 113,57 atau tumbuh 1,12 persen (yoy). Ini mencerminkan pasar yang mulai menemukan keseimbangan baru," ujar Ramdan dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Meski kenaikan harga cenderung moderat, geliat pasar justru terlihat dari sisi volume transaksi. Penjualan properti residensial tercatat tumbuh 7,83 persen (yoy), didukung oleh penyaluran kredit properti yang naik hingga 7,4 persen pada akhir 2025.

Data ini menandakan daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke atas, masih sangat solid. Menariknya, preferensi konsumen kini mulai bergeser. Rumah tidak lagi sekadar tempat berteduh, tetapi menjadi instrumen untuk menjaga kesehatan mental (healing) dari tekanan kemacetan dan beban kerja di kota besar.

Menangkap fenomena tersebut, para pengembang mulai berlomba menawarkan konsep hunian yang mengedepankan aspek ketenangan. Salah satu yang mencolok adalah proyek Ubud at Pasir Putih Residences di kawasan PIK2.

Alih-alih membangun kawasan yang padat, proyek ini justru menonjolkan ruang terbuka hijau dan danau buatan seluas 16,2 hektare dengan tepian pasir putih. Fasilitas seperti jalur jogging sepanjang 2,5 kilometer dan clubhouse eksklusif dihadirkan untuk mendukung gaya hidup sehat penghuninya.

Secara spesifikasi, unit yang ditawarkan memiliki dimensi mulai dari 8x15 hingga 12x15 meter dengan desain dua lantai. Dengan banderol harga mulai dari Rp4,4 miliar, segmen ini menyasar kaum urban yang mencari keseimbangan antara lokasi strategis dan kualitas hidup.

baca juga

Para analis menilai, kombinasi antara konsep kawasan yang kuat, fasilitas lengkap, serta potensi investasi jangka panjang menjadi magnet utama bagi konsumen di tengah pulihnya ekonomi nasional tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:09 WIB

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?

Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

×