Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 31 Maret 2026 | 09:09 WIB
Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia
Logo Bank Indonesia. [Antara]
baca 10 detik
  • Peletakan rupiah di Rp17.000 per dolar dipicu faktor eksternal seperti penguatan dolar AS dan geopolitik global.
  • Ekonom Bank Permata menegaskan fundamental domestik Indonesia, termasuk pertumbuhan dan cadangan devisa, masih solid.
  • Bank Indonesia memiliki ruang kebijakan memadai untuk menjaga stabilitas, namun harus mengelola *trade-off* kebijakan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS dinilai belum mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi nasional.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan bahwa tekanan terhadap rupiah saat ini lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal.

“Level Rp17.000 tidak bisa langsung dibaca sebagai cerminan fundamental ekonomi yang melemah. Tekanan terhadap rupiah saat ini lebih didorong oleh penguatan dolar AS, kenaikan yield global, serta eskalasi geopolitik yang menekan hampir seluruh mata uang emerging markets,” jelas Josua saat dihubungi Suara.com, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, dari sisi domestik, indikator makroekonomi Indonesia masih relatif solid. Pertumbuhan ekonomi, rasio utang, hingga cadangan devisa dinilai tetap berada dalam kondisi terjaga.

Namun demikian, Josua mengingatkan bahwa pelemahan rupiah yang terjadi secara dalam dan berkepanjangan berpotensi memengaruhi persepsi investor.

“Jika pelemahan berlangsung persisten, ini bisa mulai berdampak pada persepsi terhadap stabilitas eksternal. Jadi, kondisi saat ini lebih tepat dilihat sebagai sinyal kewaspadaan, bukan indikasi krisis,” katanya.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Antara]
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Antara]

Dalam jangka pendek, pergerakan rupiah disebut masih akan sangat bergantung pada dinamika global. Selama tekanan eksternal dan tensi geopolitik belum mereda, volatilitas nilai tukar diperkirakan tetap tinggi dengan kecenderungan melemah.

Selain itu, struktur ekonomi Indonesia yang masih bergantung pada impor energi membuat rupiah sensitif terhadap kenaikan harga minyak dunia. Meski begitu, Josua menilai pelemahan rupiah masih berada dalam koridor yang terkendali.

“Selama fundamental domestik tetap terjaga dan respons kebijakan konsisten, pelemahan ini cenderung bersifat terkendali, bukan depresiasi yang bersifat disorderly,” ujar dia.

baca juga

Lebih lanjut, Josua menilai, Bank Indonesia masih memiliki ruang kebijakan yang cukup untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Instrumen seperti intervensi valuta asing, pengelolaan likuiditas, hingga suku bunga dinilai masih efektif untuk meredam gejolak.

Cadangan devisa yang kuat juga menjadi bantalan penting dalam menghadapi tekanan pasar. Namun, ia menekankan bahwa tantangan utama saat ini bukan pada keterbatasan instrumen kebijakan.

“Isunya bukan pada keterbatasan amunisi, tetapi pada trade-off kebijakan yang harus dikelola. Stabilisasi nilai tukar bisa menimbulkan konsekuensi terhadap likuiditas dan pertumbuhan,” ujarnya.

Menurut Josua, situasi saat ini menjadi ujian bagi efektivitas dan kredibilitas bauran kebijakan Bank Indonesia dalam menghadapi tekanan global yang tinggi, sekaligus menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun

Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:27 WIB

BI Batasi Pembelian Tunai Dolar Mulai April, Rupiah Terus Melemah

BI Batasi Pembelian Tunai Dolar Mulai April, Rupiah Terus Melemah

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:57 WIB

Perang di Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Biar Rupiah Makin Kuat

Perang di Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Biar Rupiah Makin Kuat

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:00 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:47 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:42 WIB

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:41 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×