IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

Achmad Fauzi

Rabu, 01 April 2026 | 09:17 WIB
IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini
Pekerja melihat telepon pintarnya dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan melesat 1,43 persen ke level 7.149 pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 1 April 2026.
  • Sebanyak 429 saham mencatatkan kenaikan dengan volume transaksi 1,88 miliar saham senilai Rp1,16 triliun pada awal sesi perdagangan tersebut.
  • IHSG diproyeksikan bergerak terbatas dengan potensi melemah akibat sentimen domestik terkait kebijakan subsidi BBM dan aturan batas minimum free float.

Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau di awal perdagangan Rabu, 1 April 2026. IHSG melesat 1,43 persen ke level 7,149.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG masih di zona hijau naik 1,43 persen ke level 7.149.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,88 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,16 triliun, serta frekuensi sebanyak 111.000 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 429 saham bergerak naik, sedangkan 122 saham mengalami penurunan, dan 407 saham tidak mengalami pergerakan.

Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, UVCR, YPAS, RANC, HELI, CHEM, WEHA, LEAD, RONY, PEHA, JAYA, MERK.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, NZIA, FWCT, POLA, LUCY, IDEA, PPRE, ASPI, TALF, MTLA, PTPSD, BANK.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini, di tengah tekanan sentimen global dan domestik yang belum mereda.

Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan IHSG secara teknikal berada dalam fase konsolidasi dengan potensi pelemahan lanjutan.

baca juga

Area support diperkirakan berada di kisaran 6.950 hingga 7.000, sementara resistance berada pada level 7.100 hingga 7.140.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,61 persen ke level 7.048 pada perdagangan kemarin. Tekanan jual terlihat cukup dominan dengan aksi net foreign sell mencapai Rp1,17 triliun.

Pelemahan ini terjadi setelah indeks sempat menguat di awal sesi, namun kembali tertekan akibat dominasi transaksi jangka pendek serta aksi ambil untung (profit taking) di tengah ketidakpastian pasar yang masih tinggi.

Dari sisi global, sentimen pasar sebenarnya cukup positif. Bursa Wall Street kompak menguat dengan indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,49 persen ke level 46.341,51. Kemudian S&P 500 menguat 2,91 persen ke 6.528,52 dan Nasdaq Composite melonjak 3,83 persen ke 21.590,63.

Namun, sentimen domestik masih menjadi perhatian utama pelaku pasar. Pemerintah yang memastikan tidak ada kenaikan harga BBM pada April dinilai berpotensi meningkatkan beban subsidi dan memperlebar risiko defisit APBN.

Selain itu, kebijakan baru Bursa Efek Indonesia terkait kenaikan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen yang mulai berlaku sejak 31 Maret 2026 juga menjadi faktor yang dicermati investor.

"Pasar akan terus mencermati arah kebijakan pemerintah ke depan terutama dalam merespons kenaikan harga minyak mentah," tulis riset tersebut.

Dengan berbagai sentimen tersebut, pergerakan IHSG dinilai masih cenderung terbatas dalam jangka pendek, sembari menunggu kejelasan arah kebijakan dan perkembangan kondisi global.

Adapun untuk rekomendasi saham, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan sejumlah emiten seperti MBMA, AMRT, dan FORE sebagai pilihan menarik pada perdagangan hari ini.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:40 WIB

BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap

BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:34 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:27 WIB

Terkini

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

×