Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB
Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025
Presiden Direktur PT Indocement Tunggal Prakasa, Christian Kartawijaya dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com.
  • Laba INTP tahun 2025 naik 12% jadi Rp2,24 triliun meski pasar semen domestik kontraksi 2,2%.
  • Volume ekspor semen melonjak 73,9%, kompensasi penurunan pasar curah akibat minimnya proyek infra.
  • INTP kantongi kas kuat Rp5,9 triliun dan genjot bahan bakar alternatif 29% guna efisiensi biaya.

Suara.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) berhasil membuktikan ketangguhannya di tengah kelesuan industri semen nasional sepanjang tahun 2025. Meski permintaan pasar domestik mengalami kontraksi, emiten produsen semen "Tiga Roda" ini justru sukses mencetak pertumbuhan laba bersih yang signifikan.

Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, mengungkapkan bahwa kondisi pasar semen nasional memang tengah menghadapi tantangan berat. Penurunan anggaran pemerintah untuk sektor infrastruktur berdampak langsung pada merosotnya permintaan semen curah.

"Pasar semen domestik turun 2,2% pada 2025, dipengaruhi oleh pelemahan permintaan semen curah sebesar 8,3% akibat penurunan anggaran Pemerintah untuk infrastruktur," ujar Christian kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Sepanjang 2025, Indocement membukukan total volume penjualan sebesar 19,94 juta ton, atau terkoreksi 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan domestik memang turun 3,9%, namun kinerja ekspor perusahaan tampil impresif dengan lonjakan mencapai 73,9%.

Dari sisi top line, INTP mencatat pendapatan neto sebesar Rp17,73 triliun, turun 4,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). Namun, penurunan pendapatan ini tidak menghalangi perusahaan untuk mempertebal kantong laba.

Laba tahun berjalan Indocement justru melonjak 12% menjadi Rp2,24 triliun. Christian menjelaskan bahwa efisiensi biaya dan strategi operasional yang tepat menjadi kunci menjaga profitabilitas. Margin laba usaha tercatat di level 15,3% dengan margin EBITDA mencapai 24,1%.

"Kinerja positif ini juga ditopang oleh keuntungan divestasi sebesar Rp670 miliar serta penurunan beban usaha," imbuhnya.

Tak hanya soal angka, Indocement juga menunjukkan komitmen pada keberlanjutan. Penggunaan bahan bakar alternatif meningkat tajam menjadi 29% dari posisi sebelumnya 21,4%. Langkah ini tidak hanya menekan emisi karbon, tetapi juga membantu perusahaan memitigasi kenaikan harga energi fosil.

Memasuki tahun 2026, kondisi neraca perusahaan terpantau sangat sehat. Indocement memegang posisi kas bersih mencapai Rp5,9 triliun per 31 Desember 2025. Amunisi kas yang tebal ini memberikan ruang gerak luas bagi perseroan untuk berekspansi di tengah ketidakpastian global.

Christian memproyeksikan permintaan semen akan mulai merangkak naik pada kuartal II-2026, seiring dengan kembali bergairahnya aktivitas konstruksi. Meski demikian, pihaknya tetap memasang sikap waspada terhadap dinamika global.

"Ketidakpastian geopolitik masih menjadi risiko, khususnya pada kenaikan biaya energi baik batu bara dan bahan bakar," pungkas Christian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang

Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:38 WIB

Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan

Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:48 WIB

Terkini

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:23 WIB

Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS

Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:15 WIB

Indonesia Siap Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Pinjaman Luar Negeri

Indonesia Siap Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Pinjaman Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:51 WIB

Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025

Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:27 WIB

Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI

Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan Diklaim Sukses Dongkrak Kepercayaan Investor

Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan Diklaim Sukses Dongkrak Kepercayaan Investor

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:00 WIB