BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Dicky Prastya

Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
Ilustrasi hotel. Foto ist.
baca 10 detik
  • BPS mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Indonesia turun menjadi 44,89 persen selama periode Februari 2026.
  • Penurunan okupansi hotel terjadi secara nasional akibat faktor musiman, cuaca ekstrem, serta dimulainya momentum bulan suci Ramadan.
  • Kalimantan Barat, Bali, dan Jakarta menjadi tiga daerah dengan tingkat okupansi hotel tertinggi di seluruh wilayah Indonesia.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan tingkat penghunian kamar (TPK) atau okupansi hotel di Indonesia cenderung sepi selama periode Februari 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyatakan, TPK hotel berbintang pada Februari 2026 tercatat sebesar 44,89 persen. Angka ini menurun baik secara bulanan (month-to-month atau mom) maupun tahunan (year-on year atau yoy).

"TPK Hotel klasifikasi bintang pada bulan Februari tahun 2026 mencapai 44,89 persen atau mengalami penurunan secara mom atua bulanan 2,64 persen. Sedangkan secara tahunan mengalami penurunan sebesar 2,32 persen," katanya, dikutip Jumat (3/4/2026).

Ateng mengakui kalau penurunan okupansi hotel berbintang selama Februari 2026 hampir terjadi di seluruh provinsi Indonesia. Hanya 10 provinsi yang mengalami peningkatan.

Adapun tiga besar daerah yang memiliki TPH Hotel Klasifikasi Bintang tertinggi ada di Provinsi Kalimantan Barat (56,27 persen), Bali (55,4 persen), dan Jakarta 51,72 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]



Penyebab hotel sepi di Februari 2026

Ateng lalu mengungapkan sejumlah faktor yang membuat TPK hotel sepi di Februari 2026. Umumnya ini terjadi karena memang faktor musiman.

"Penurunan angka TPK Hotel Bintang secara umum cenderung dipengaruhi oleh adanya peak season ya, liburan Natal dan juga Tahun Baru, serta kondisi cuaca ekstrim yang juga turut serta mempengaruhi penurunan aktivitas kunjungan wisata untuk menginap di Hotel Berbintang," papar dia.

Selain itu, momentum Ramadan 2026 yang dimulai pada 18-19 Februari 2026 juga dianggap Ateng cenderung membuat wisatawan menahan diri untuk liburan.

baca juga

"Ramadan tahun 2026 yang dimulai pada tanggal 18 atau 19 Februari 2026 membuat wisatawan cenderung ya tadi menahan diri karena dalam rangka untuk yang persiapan di Ramadan," jelasnya.

Lebih lanjut, Ateng mengungkapkan secara umum tingkat hunian hotel berbintang masih lebih tinggi dibandingkan hotel non-bintang, dan akomodasi lainnya di hampir seluruh provinsi.

"Bisa dilihat bahwa TPK hotel bintang secara umum ya lebih tinggi dibandingkan dengan TPK hotel non bintangnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:28 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×