- BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia periode Januari-Februari 2026 mencapai 2,35 juta, angka tertinggi sejak tahun 2021.
- Total kunjungan wisman pada Februari 2026 sebanyak 1,16 juta, turun 2,4 persen dibandingkan bulan Januari 2026 sebelumnya.
- Turis asal China mendominasi kunjungan di pintu masuk utama dengan kenaikan 35,91 persen akibat libur Tahun Baru Imlek.
Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan kalau sektor pariwisata Indonesia periode Januari-Februari 2026 mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, khususnya untuk wisatawan asing.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengungkapkan kalau sepanjang Januari-Februari 2026, total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 2,35 juta alias meningkat 7,7 persen dari periode yang sama tahun lalu.
"Capaian kunjungan wisman pada Januari sampai dengan Februari 2026 merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2021 yang lalu," kata Ateng dalam konferensi pers, dikutip Jumat (3/4/2026).
Namun secara bulanan, kunjungan wisman selama Februari 2026 mengalami penurunan ketimbang periode Januari 2026.
Ateng menyebut, kunjungan wisman ke RI selama Februari 2026 mencapai 1.000.2036 dari pintu masuk utama dan 157.654 dari pintu masuk perbatasan.
Dengan demikian total jumlah kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia yaitu 1,16 juta. Angka ini turun 2,4 persen dari Januari 2026, tapi meningkat 13,37 persen dari Februari 2025.
Didominasi turis China
Jika dikategorikan menurut kebangsaan di Pintu Masuk Utama, Ateng menyebut kalau kunjungan wisman paling banyak dilakukan oleh turis China (13,01 persen), Singapura (11,43 persen), dan Malaysia (11,18 persen).
Ateng menjelaskan wisatawan China ini mengalami peningkatan paling besar dengan persentase 35,91 persen. Hal ini terjadi karena faktor libur panjang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026 lalu.
"Sehingga tentunya ini mendorong perjalanan wisatawan dari Tiongkok pada bulan Februari tahun 2026," imbuhnya.
Tak cuma wisatawan China, turis Singapura juga mengalami peningkatan selama Februari 2026. Sementara wisatawan asal Malaysia turun di periode ini ketimbang Februari 2025 lalu.