Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 07 April 2026 | 10:49 WIB
Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa
Ilustrasi. Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya angkat bicara mengenai langkah strategis emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum tersebut. Foto Antara.
baca 10 detik
  • SUPR delisting sukarela demi efisiensi aset di bawah TOWR (Grup Djarum).
  • BEI tegaskan go private SUPR adalah strategi bisnis, bukan paksaan bursa.
  • BEI tetap kawal aspek kepatuhan dan free float emiten sebelum resmi keluar.

Suara.com - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) milik Grup Djarum berencana untuk angkat kaki dari bursa alias voluntary delisting.

Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri menilai langkah strategis emiten menara telekomunikasi ini murni keputusan internal.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menegaskan bahwa rencana go private ini murni merupakan keputusan strategis internal perseroan. Ia membantah jika langkah ini merupakan tekanan dari pihak regulator.

“Langkah tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh oleh manajemen Perseroan dalam rangka pengelolaan aset dan kegiatan operasional yang lebih efisien,” ujar Nyoman dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Sebagaimana diketahui, SUPR saat ini dikendalikan oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Kepemilikan TOWR atas SUPR secara tidak langsung telah mencapai 99,99 persen.

Nyoman menjelaskan, evaluasi yang dilakukan manajemen mencakup strategi bisnis jangka panjang hingga restrukturisasi kepemilikan saham agar operasional grup menjadi lebih ramping dan efektif.

Di sisi lain, isu delisting ini juga berkelindan dengan aturan free float atau batas minimal saham publik. Nyoman menekankan bahwa BEI terus mendampingi emiten yang kesulitan memenuhi aturan ini melalui berbagai inisiatif, mulai dari sosialisasi hingga one-on-one assistance.

“Bursa memahami bahwa pemenuhan ketentuan free float membutuhkan perhatian dan upaya khusus dari perusahaan tercatat yang belum memenuhi,” tambahnya.

Meski SUPR memilih jalan untuk keluar dari lantai bursa, BEI memastikan akan terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar proses transisi ini tetap mematuhi regulasi pasar modal yang berlaku.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:27 WIB

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:37 WIB

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:32 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

×